Keluarga Besar Wirawati Catur Panca lakukan aksi bebersih Ciliwung, Sabtu (30/11/2019)

Depok, innews.co.id – Sungai telah menjadi sumber kehidupan, bukan tempat sampah. Di sungai bermukim berbagai satwa maupun tumbuhan yang mengatur oksigen, sehingga perlu dijaga keasriannya.

Pesan sarat makna ini disampaikan Keluarga Besar Wirawati Catur Panca (KB WCP) bekerja sama dengan Dirjen PPLK Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengadakan kegiatan Arung Edukasi Bebersih Ciliwung dimulai dari Dermaga Perahu Sahabat Ciliwung, Kecamatan Beji, Depok, Sabtu (30/11/2019).

Sekitar 125 orang yang berasal dari pengurus WCP mulai dari tingkat pusat, Pengurus Daerah DKI Jakarta, dan Pengurus Cabang Depok, KBPP Polda Metro Jaya, Laskar Bersama, dan komunitas lainnya.

Keluarga Besar Wirawati Catur Panca turun langsung susur Sungai Ciiwung lakukan aksi kebersihan

Menurut Mediasti, penanggungjawab acara, KB WCP tergugah ikut nemelihara kebersihan sungai dan kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar sungai maupun di bantaran sungai.

Lakukan aksi pembersihan sungai Ciliwung

“Kita mengetahui saat ini polusi sudah menjadi hal yang jamak bagi sebagian masyarakat, akibat kekurangpahaman yang akan ditimbulkan oleh polusi tersebut seperti polusi oleh sampah,baik
sampah domestik/sampah rumah maupun sampah plastik serta sampah-sampah lainnya,” jelasnya.

Mediasti (paling kiri) penanggung jawab acara

Mediasti menambahkan, pemahaman atas sungai sebagai beranda belakang rumah (bukan water front city) yang harus juga dijaga kebersihannya masih terbilang minim. “Mereka justru memanfaatkan sungai sebagai tempat sampah,” imbuh Mediasti.

Tim tengah bersiap-siap turun ke sungai

“Harapan kami, aksi ini dapat menggugah masyarakat untuk dapat ikut menjaga fungsi dan manfaat sungai tersebut diatas agar tetap terjaga dan bersih sesuai dengan fungsi sungai tersebut. Selain itu, diharapkan dapat merubah persepsi bahwa sungai bukan beranda belakang rumah yang dapat diperlakukan sebagai tempat sampah, tetapi memiliki serangkaian manfaat, utamanya untuk kesehatan serta keasrian lingkungan,” kata Mediasti.

Ditambahkannya, WCP begitu concern untuk terus mengupayakan terciptanya kesehatan masyarakat.

Tim komunitas lain turut mendukung aksi ini

Acara susur sungai berakhir di Ekoriparian Srengseh Sawah. Di tempat tersebut dilakukan lagi serangkaian kegiatan antara lain, penyuluhan tentang pengelolaan sampah secara aman dan bermanfaat yang disampaikan oleh Yayasan Kumala serta penjelasan mengenai Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah yang disampaikan Usman Firdaus. (RN)