SP/Ruht Semiono Bus TransJakarta Baru - Sebanyak 20 unit bus baru transjakarta merek scania diluncurkan di kawasan Monas, Jakarta, Senin (22/6) pagi. PT Transjakarta meluncurkan sebanyak 20 unit bus transjakarta bermerek Scania dan sebuah bus tingkat wisata hibah Coca Cola Indonesia bermerek MAN.

Jakarta, innews.co.id – Secara diam-diam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengganti Dirut PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono dengan Agung Wicaksono Direktur Operasi dan Maintenance PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Ini untuk kali kedua Anies melakukan pergantian Dirut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI secara diam-diam. Sebelumnya, langkah serupa dilakukan Anies saat mengganti Dirut PAM Jaya.

Tidak jelas kapan pergantian itu dilakukan. Karena, biasanya untuk pergantian seorang Dirut harus digelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB). Namun dalam agenda kerja Anies beberapa minggu terakhir ini, tidak ada jadwal menghadiri RUPS LB PT MRT Jakarta.

Biasanya, era gubernur sebelumnya, kegiatan RUPS LB BUMD DKI selalu masuk dalam agenda kerjanya yang diumumkan resmi melalui portal resmi Pemprov DKI.

Publik dan media dibuat kaget dengan pergantian tersebut. Karena tidak ada satu kalimat pun dari Anies yang menyatakan ia ingin mencopot Budi Kaliwono dari jabatannya sebagai Dirut PT Transjakarta.

Media mengetahui penunjukan Agung sebagai Dirut PT Transjakarta yang baru dari akun instagram PT MRT Jakarta.

Dalam akunnya, PT MRT Jakarta mengutip pernyataan perpisahan yang ditulis Agung dalam akun instagram pribadinya.

Ini kutipan pernyataan perpisahan Agung:

Menghantar MRT Jakarta
Hari ini, 26 Oktober 2018 adalah hari pertama kereta MRT Jakarta mulai dikemudikan oleh para masinis MRT Jakarta. Tangan-tangan bangsa Indonesia, bukan lagi tangan masinis oleh kontraktor dari Jepang saja.

Hari ini juga, adalah hari terakhir saya menjabat Direktur Operasi & Maintenance MRT Jakarta. Saya hanya mengantar mereka sampai naik di atas kereta. Tidak sampai ikut perjalanannya, kemudian turun kembali karena yakin mereka bisa.

Dan terbukti, hari ini mereka – para instruktur masinis warga negara Indonesia – bisa mengemudikannya dengan lancar, dan akan meneruskannya kepada para anak-anak muda ASP (awak sarana perkeretaapian) MRT Jakarta.

Tugas saya sebagai Direktur Operasi & Pemeliharaan memang hanya sampai mengantarkan, namun dengan kebanggaan. Dari nol, hingga bisa berjalan. Misi saya untuk mem-“Bangun Jiwanya, Bangun Badannya” di MRT Jakarta sudah dicukupkan. Ada misi yang lebih berat untuk mewujudkan visi yang lebih besar bagi Kota Jakarta dan bangsa yang saya cinta.

Karena ketika kita bertugas untuk negeri, maka tidak ada pilihan. Hanya ada pilihan untuk berbuat yang terbaik, atau berbuat sekenanya.

Semoga @mrtjkt telah mendapatkan yang terbaik dari yang saya bisa.
MRT Jakarta, pasti bisa
!

Ketika dikonfirmasi, Agung membenarkan kabar tersebut. Bahwa ia telah ditunjuk menjadi Dirut PT Transjakarta yang baru.

“Saya ditugaskan dengan arahan untuk mengintegrasikan BRT, LRT dan MRT,” kata Agung, Sabtu (27/10). (IN)