Jakarta, innews.co.id – Arus mudik tahun ini diprediksi akan berjalan lebih lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Keyakinan ini disampaikan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi dalam Media Gathering di Hotel Mercure Cikini, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam.

Dalam hal ini, ASDP optimis bakal melayani penyeberangan 4,67 orang, naik 4,8 persen bila dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 4,45 juta orang dan 1,11 juta kendaraan di lintasan terpantau nasional selama periode mudik pada H-1 hingga H+7 Lebaran.

“Kami memastikan pelayanan mudik tersebut berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan nyaman,” kata Ira.

Kelancaran arus mudik, menurut Ira, menyusul ketentuan cuti bersama yang relatif panjang, sehingga periode waktu libur menjadi lebih lama.

Puncak arus mudik dan balik, tambah Ira, diperkirakan lebih terdistributif. Pasalnya, puncak arus terjadi di akhir pekan, yakni saat mudik mulai Jumat, 31 Mei hingga Minggu, 2 Juni dan puncak arus balik pada Sabtu, 8 Juni dan Minggu, 9 Juni.

Secara nasional, kesiapan alat produksi Angkutan Lebaran 2019 juga memadai. Ada 29 cabang, 35 pelabuhan, 229 lintasan, dan 150 unit kapal (termasuk swasta) yang akan dilayani.

Jumlah kendaraan roda dua mencapai 479.793 unit atau naik 4,6 persen dibandingkan tahun lalu 458.793 unit. Sedangkan roda empat mencapai 631.674 unit atau naik 10,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 571.849 unit.

“Kami perkirakan, volume kendaraan mobil pribadi tahun ini meningkat cukup signifikan menyusul kebijakan tarif tiket pesawat yang cukup tinggi. Sehingga ada migrasi pemudik ke moda darat dan penyeberangan, khususnya untuk jalur Jawa, Sumatra, dan Bali,” pungkas Ira.

Ditambahkannya, pemudik juga akan merasakan perjalanan mudik yang lebih nyaman dengan adanya terminal dan kapal eksekutif ASDP di Merak dan Bakauheni. (RN)

Hosting Unlimited Indonesia