Jakarta, innews.co.id – Kemajuan teknologi telah menghadirkan berbagai kemudahan dalam berbagai hal, termasuk soal jual-beli. Di zaman now, orang tidak perlu lagi keluar rumah. Cukup menggunakan smartphone, transaksi bisa dilakukan, barang yang dibeli langsung tiba di rumah.

Kemudahan berbelanja mendorong banyak pihak memanfaatkan beragam aplikasi online. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan, tapi juga berbisnis. Kaum perempuan merupakan pasar potensial, bukan hanya sebagai konsumen, tapi juga pelaku bisnis.

Faktanya, ada banyak perempuan pelaku bisnis dalam kategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Guna mendorong hal tersebut, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, dan Majalah Kartini menggelar pelatihan berbisnis online dengan tema “Ayo UMKM Jualan Online” di Ruang Malahayati, DPP Kowani, Rabu (25/7).

Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Kowani

Beberapa vendor jualan online ditampilkan seperti Shopee, Go Food, Blibli, Lazada, dan lainnya. Para vendor memberikan pencerahan kepada kaum perempuan mengenai keterlibatan dalam bisnis online.

Ratusan wanita yang hadir tampak serius menyimak pemaparan yang diberikan. Animo para perempuan pun begitu besar untuk ikut bergabung, menjajakan usahanya di toko-toko online tersebut.

Menurut Erry Hutabarat Koordinator Humas Kowani, acara ini merupakan bagian dari upaya Kowani dalam mendukung kaum perempuan agar usaha yang dijalani selama ini semakin maju dan berkembang.

Sementara itu, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, S.Pd., Ketua Umum Kowani berharap para perempuan Indonesia bisa memanfaatkan acara ini untuk.mendalami seluk beluk jualan online.

“Sesuai dengan perannya sebagai ‘Ibu Bangsa’, Kowani terus mendorong kaum perempuan untuk bisa berkarya dalam berbagai bidang, termasuk dunia bisnis. Harapannya, jika kaum perempuan berhasil akan dapat menopang kehidupan keluarganya,” ujar Giwo.

Meski begitu, Giwo juga mengingatkan kaum perempuan tidak lupa perannya sebagai pencetak generasi bangsa yang unggul.

“Kaum perempuan dianugerahi banyak potensi dan kelebihan. Mulai dari mengurus anak, keluarga, sampai berbisnis. Kita harus pintar-pintar mengelaborasi semua potensi itu agar menghasilkan sesuatu yang positif, bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa dan negara,” tukasnya. (RN)