Jakarta, innews.co.id – Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Bank BNI dan Perumnas dalam menyediakan perumahan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenkop dan UKM, termasuk pegawai di dua Badan Layanan Umum (BLU) yaitu LPDB KUMKM dan LLP KUKM.

“Program perumahan bagi ASN ini sudah lama kita bicarakan, dimana seluruh ASN bisa memiliki rumah. Karena rumah merupakan kebutuhan primer”, kata Sekretaris Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring dalam acara penandatanganan MoU antara Kemenkop dan UKM dengan Bank BNI dan Perumnas, di Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring bersama Direktur Ritel Bank BNI Tambok S. Simanjuntak, Direktur Pemasaran Perumnas Anak Kunti Pratiwi menandatangani MoU antara Kemenkop dan UKM dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional dan PT. BNI (Persero) tentang Penyediaan Hunian Bagi Pegawai Kementerian Koperasi dan UKM. Jakarta, Selasa (19/03/2019). Turut menyaksikan dalam MoU tersebut Deputi Bidang Pengembangan SDM Rulli Nuryanto Kemenkop dan UKM, Deputi Bidang Pembiayaan Yuana Sutyowati dan Kepala Biro Umum Hardiyanto.

Meliadi menambahkan, dengan bisa memiliki hunian sendiri, maka ASN bisa bekerja lebih tenang dan fokus. “Dengan dia tenang dan fokus dalam bekerja, maka saya yakin produktifitas ASN pun akan lebih meningkat lagi,” tandas Meliadi.

Dalam hal ini, Perumnas yang akan menyediakan lahan dan membangun perumahan, sedangkan Bank BNI membantu ASN dalam hal pembiayaannya. Lokasi perumahan bagi pegawai Kemenkop dan UKM bernama Perumahan Perumnas Parayasa yang berada di Kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, atau sebelah Barat wilayah Serpong. “Parung Panjang merupakan daerah yang sedang berkembang dan memiliki prospek bagus,” ucap Meliadi.

Kepala Biro Umum Kemenkop dan UKM Hardiyanto menambahkan, program pengadaan perumahan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian kementerian bagi pegawai yang belum memiliki rumah sendiri. “Saya berharap program ini mendapat perhatian dan respon positif bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenkop UKM. Terlebih lagi, kredit perumahan ini berdurasi panjang, yaitu 20-25 tahun,” kata Hardiyanto.

Meliadi Sembiring, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Perumnas Anna Kunti Pratiwi mengatakan, program ini merupakan wujud komitmen Perumnas dalam menyediakan hunian dengan harga terjangkau, terutama bagi seluruh ASN.

Sementara itu, Direktur Retail Banking Bank BNI Tambok S Simanjuntak mengatakan, Bank BNI memiliki produk khusus untuk pembiayaan perumahan, yaitu Griya BNI.

Tambok memastikan bahwa produk Griya BNI ini akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pemohon (debitur). “Beberapa keringanan yang kita tawarkan, diantaranya uang muka 0%, provisi khusus 0,5%, bebas biaya administrasi dan apraisal, hingga keringanan tingkat suku bunga kredit. Saya berharap kesempatan emas ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh ASN, khususnya ASN yang ada di lingkungan Kemenkop dan UKM,” pungkas Tambok. (IN)