Jakarta, innews.co.id – Kalangan perbankan optimistis dana pihak ketiga (DPK) akan tumbuh sejalan dengan target tahunan meski ada penarikan uang tunai pada saat libur Lebaran.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pun memperkirakan penghimpunan DPK akan kembali stabil.

Santoso, Direktur BCA mengatakan memang terjadi penurunan tabungan saat Lebaran karena nasabah banyak menarik uang untuk dibelanjakan. Tetapi di sisi lain, giro akan mengalami kenaikan karena kebanyakan pengusaha masuk ke giro.

“Giro nanti akan berputar karena akan dipakai bayar utang. Perputaran itu kemudian akan menimbulkan kebutuhan lagi, apalagi di pertengahan tahun akan ada lagi kebutuhan sekolah untuk tahun ajaran baru. Jadi tidak ada yang mengkhawatirkan dari DPK, kuartal II akan ada kenaikan,” jelas Santoso, Rabu (12/6/2019).

Di sisi lain, Santoso melihat likuiditas BCA masih terjaga baik. Namun, pihaknya akan terus mewaspadai perkembangan yang terjadi ke depan.

“Saya pikir semester-semester mendatang akan lebih dinamis karena akan banyak lagi aturan-aturan baru,” ujar dia.

Sebagai informasi, per kuartal I 2019, BCA mencatatkan pertumbuhan DPK 7,9 persen yoy menjadi sebesar Rp629,57 triliun. Adapun rasio dana murah atau current account and saving account (CASA) stabil di posisi 76,8 persen terhadap total DPK.

Tahun ini, BCA mematok pertumbuhan DPK secara konservatif yakni sekitar 6-7 persen.

Jadi, meski kuartal kedua berakhir dalam tiga pekan lagi, namun tetap ada optimisme DPK akan tumbuh sejalan dengan target tahunan. (RN)