Jakarta, innews.co.id – Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang akan berlangsung 21-22 Maret di Bali ternyata belum memiliki izin keamanan. Bukan tidak mungkin acara yang ngumpulin massa ini bakal dibubarkan aparat keamanan.

Informasi yang dihimpun dari berbagai pihak, ternyata Rakornas belum memiliki izin keamanan. Padahal, menurut Pasal 6 Ayat (2) PP No 60/2017 Permohonan Ijin harus sudah diajukan 21 hari sebelum hari kegiatan.

Konon kabarnya, baru Senin 11/3, esok, izin akan diurus ke keamanan setempat. Itu saja sudah menyalahi Pasal 6 Ayat (2) PP No. 60/2017. Bila tidak diberi izin, bukan tidak mungkin acara tersebut akan dibubarkan.

“Orang bisa rugi materiil dan moril hanya gara-gara tidak ada izin keamanan dari kepolisian setempat,” ujar PPAT yang enggan disebutkan namanya.

Dikhawatirkan bila izin tidak ada, sementara para peserta sudah mendaftar dan membayar biaya yang relatif cukup besar, maka tentunya menjadi kerugian bagi peserta.

Menurut berbagai pihak, harus dipastikan dulu penyelenggaraan acara ini sudah mengantongi izin dari aparat kepolisian setempat. Dan, itu bisa dibuktikan, bukan sekadar omongan atau pesan di media sosial semata. (RN)

Hosting Unlimited Indonesia