Jakarta, innews.co.id – Pencapaian program wirausaha OK OCE di DKI Jakarta yang telah mencapai 45.183 bukan sebuah prestasi.

Hal tersebut dikatakan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem Bestari Barus di DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/9).

Menurut Barus, “Ada yang daftar 40 ribu bukan prestasi. Kalau juara satu bulutangkis itu prestasi, dicapai dengan kemauan dan usaha yang keras. Kalau cuma mendaftar gimana, kayak undian,” ujar Bestari.

Bestari menilai program OK OCE hanya memberikan janji manis. Pasalnya, dari 45 ribu pendaftar di DKI Jakarta, hanya 608 orang di antaranya yang telah mendapat izin usaha mikro dan kecil (IUMK). Sementara itu, 150 pengusaha OK OCE telah menerima pinjaman modal dari Bank DKI.

“Menurut saya ini salah satu program gagal. Terlalu terburu-buru dilaunching. Nanti kalau tidak ada peningkatan signifikan, khususnya ke akses permodalan maka saya berkomitmen akan menolak itu,” kata Bestari.

Dia juga mengkritik janji Wakil Gubernur DKI Jakarta non aktif Sandiaga Uno untuk memberangkatkan umroh pendaftar OK OCE yang ke-40 ribu.

Menurut dia, hal itu tidak mendidik dan tidak bisa dijadikan tolak ukur kesuksesan program OK OCE.

“Janji-jani seperti itu tidak zamannya lagi. Sebaik-baiknya umroh adalah ketika dia sudah berhasil, bukan dikasih begitu. Tandanya (bagi OK OCE) apa dia sudah sukses?” pungkasnya. (RN)