Gubernur BI

Jakarta, innews.co.id – Karya Kreatif Indonesia 2018 bukan semata menampilkan sejumlah karya UMKM Binaan Bank Indonesia, tapi juga sebuah upaya mengangkat ekonomi kreatif dan UMKM tapi juga mendorong akses pasar mereka tidak hanya nasional tapi juga global.

Hal itu dikatakan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam sambutannya pada pembukaan pameran di JCC, Jakarta, Jumat (20/7).

“Tahun lalu di event yang sama, ibu negara Iriana Widodo mengarahkan pihaknya mendorong UMKM dan menciptakan ekonomi kreatif dengan menggali budaya. Tidak hanya mengangkat pasar UMKM dari sisi kualitas tapi juga akses pasar,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, Bank Indonesia melalui program UMKM unggulan, mendorong usaha kreatif, tidak hanya untuk memperluas nasionalnya tapi juga menembus pasar internasional. Sebanyak 146 kantor kami sinergi dengan para mitra dewan kerajinan nasional daerah juga dengan badan ekonomi kreatif.

Untuk mendorong UMKM, Bank Indonesia menempuh tiga peningkatan yakni menghubungkan dengan pembeli luar negeri, dengan pelaku usaha global yang lebih besar, dan dengan para desainer yang punya pasar nternasional.

“Binaan kami tidak hanya menunjukkan pasar kreatifnya tapi menembus pasar global. Tidak hanya di Asia tapi ke Eropa, Timur Tengah hingga Amerika. Kami juga bekerja sama dengan para desainer untuk memperkuat perluasan pasar secara nasional maupun global Tidak hanya mengangkat pasar umkm tapi juga ke pasar global,” ungkapnya.

Pasar yang sangat potensial saat ini didominasi kaum perempuan muda dan muslimah. Oleh karena itu tidak hanya menampilkan rancangan busana konvensional tapi juga memenuhi kuatnya permintaan busana muslimah.

Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari (20-22 Juli) tersebut, ada 70 booth yang tersedia pilihan dari 500 binaan UMKM Bank Indonedia, menyajikan busana karya premium UMKM dengan harga terjangkau. (RN)