Penandatanganan MoU Pelindo I dan BP Batam (Foto: JawaPos)

Jakarta, innews.co.id – Nota kesepahaman kerjasama antara BP Batam dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dalam melakukan pengembangan pengelolaan dan pengoperasian peti kemas di pelabuhan Batuampar ditandatangani oleh Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Direktur Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana di Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat,. Rabu (25/7).

Menurut Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan wujud upaya BP Batam selaku pengelola dan juga regulator di wilayah KPPB Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan dan pengelolaan peti kemas di pelabuhan Batuampar.

“Saya berharap nota kesepahaman ini dapat segera dijalankan demi meningkatkan fasilitas pengelolaan di pelabuhan Batuampar,”ujar Lukita.

Dikatakannya, kerjasama itu menjadi langkah awal dan penting bagi Batam untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan. Sehingga kedepannya Batam akan memiliki market perkapalan. “Market perkapalan tidak hanya terhenti di Singapura tetapi bisa masuk ke Batam demi memenuhi kebutuhan semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu Bambang Eka Cahyana mengatakan, bahwa ini merupakan wujud upaya bersama antara Pelindo 1 bersama dengan BP Batam dalam meningkatkan pelayanan kebutuhan pengelolaan peti kemas di pelabuhan batu ampar.

Nota kesepahaman ini, sudah di tunggu-tunggu oleh pelaku usaha di Batam. Khususnya mengenai perlengkapan fasilitas infrastruktur dan pelayanan pengelolaan pelabuhan. Sehingga kedepannya, Pelabuhan Batu Ampar akan dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing Batam. Bila itu terjadi, akan dapat menarik kembali para investor dan pelaku usaha ke Batam.

Pengembangan ini sendiri, rencananya akan memakan waktu kurang lebih selama 1,5 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, akan dilakukan pengembangan yang meliputi pengadaan fasilitas lapangan penumpukkan (storrage), connect crane dan automated RTG (ARTG). (RN)