Jakarta, innews.co.id – Mayoritas pelaku usaha industri jasa boga adalah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Bisnis ini semakin marak ditengah kemajuan sektor pariwisata.

Menurut Menkop dan UKM Puspayoga, industri jasa boga kian berkembang jika industri pariwisata tumbuh. “Lebih spesifik lagi adalah kuliner tradisional dimana para turis domestik dan mancanegara, dipastikan akan tertarik dengan kuliner tradisional,” kata Puspayoga dalam sambutannya pada Pembukaan Munas ke-3 Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga memberikan sambutan sekaligus membuka Munas Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) di Jakarta, Rabu(20/2/2019). Hadir dalam acara ini Ketua Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Rahayu Setiowati dan Perwakilan Dari Kamar Dagang Industri Eric Hidayat

Dikatakannya, APJI memiliki peranan penting dalam memperkaya khasanah kuliner tradisional Indonesia serta sebagai wadah para pengusaha jasa boga dalam mengembangkan kuliner otentik Indonesia.

Keberadaan APJI juga dinilai strategis dalam meningkatkan daya saing kuliner di tanah air serta mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia, baik di dalam dan luar negeri.

Sementara itu, Ketua Umum APJI Rahayu Setyowati mengatakan, APJI kini sudah berkembang menjadi 24 DPD di seluruh Indonesia dan ditargetkan pada 2019 ini bisa berdiri di seluruh provinsi.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Puspayoga yang sangat mendukung perkembangan APJI hingga sampai saat ini,” ujar Rahayu.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Tashya Megananda Yukki mengatakan bahwa acara ini merupakan Munas ke-3 yang dilaksanakan APJI. 

Dalam rangkaian Munas kali ini, para anggota akan memilih ketua umum asosiasi baru yang akan menjabat lima tahun ke depan. “Dalam rangkaian ini kami akan memilih ketum asosiasi kami yang baru,” jelasnya.

Jumlah peserta yang mengikuti acara ini, menurut Tashya, sekitar 400 anggota dari berbagai penjuru Tanah Air. Dalam munas ini juga diselenggarakan lomba kreasi jajanan pasar yang diikuti oleh 43 peserta. (RN)