Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jakarta, innews.co.id – Lima tahun terakhir laju Kongres Wanita Indonesia (Kowani) begitu cepat dengan dinamika yang tertata rapih. Berbagai program diimplementasikan yang berujung pada upaya memberdayakan kaum perempuan dan anak.

Sejatinya, berbagai program dilanjutkan sehingga pengabdian paripurna. Harapan besar itu disampaikan sejumlah wanita dari berbagai organisasi yang terhimpun dalam Kowani dalam acara silahturahmi yang diadakan di CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Turut hadir pada kesempatan itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Aisyiyah Prof. Masyitoh Chusnan, dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar, dan sejumlah tokoh perempuan lainnya.

Dalam silaturahmi tercetus keinginan puluhan organisasi wanita untuk kembali mencalonkan Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., sebagai Ketua Umum Kowani periode 2019-2024. Pemilihan Ketum Kowani dijadwalkan pada 4 Desember 2019 dalam acara Kongres Kowani 2019.

Menanggapi permintaan para organisasi perempuan, Giwo Rubianto menyatakan kesediaannya untuk kembali dicalonkan. Hal ini semata karena ini meneruskan program-program kerjanya yang telah dijalankan dalam 5 tahun terakhir.

Bahkan dengan penuh keyakinan Giwo berujar, “Saya bersemangat maju kembali menjadi Ketum Kowani untuk melanjutkan perjuangan para perempuan Indonesia dan melanjutkan program Kowani yang telah dilaksanakan. Tidak ada niatan untuk kepentingan pribadi, kecuali mencari Surga”.

Meski begitu, diakui Giwo, awalnya ia ragu maju kembali sebagai Ketum Kowani periode 2019-2024. “Suntikan semangat dan dorongan dari teman-teman dan sebagian besar organisasi perempuan serta sejumlah tokoh perempuan Indonesia melahirkan kebulatan tekad dalam diri saya,” imbuh Giwo.

Selain Giwo, sekitar 90 persen pengurus DPP Kowani periode 2014-2019 kembali mencalonkan diri kembali untuk periode 2019-2024. Karena kesolidan dan kekompakkan pengurus sudah teruji dan terbukti. (RN)