Jakarta, innews.co.id – Situasi politik yang gunjang-ganjing di tahun politik ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bisnis pelayaran.

Hal ini dikatakan Carmelita Hartoto, Ketua Umum Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) dalam perbincangan dengan innews, di Jakarta, Jum’at (1/2/2019).

Menurut Meme–sapaan akrab Carmelita Hartoto, bisnis pelayaran berbeda dengan bisnis investasi.

“Bisnis pelayaran tidak terkena dampak langsung di tahun politik. Karena bisnis pelayaran adalah bisnis jasa transportasi. Artinya, bisnis pelayaran bergantung pada arus barang. Dan selama ekonomi bertumbuh, maka arus barang akan stabil. Oleh karenanya tidak akan menurunkan income pengusaha pelayaran,” jelas Meme.

Dunia pelayaran nasional

Lepas dari itu, wanita cantik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan ini menegaskan, tahun politik di Indonesia sudah berada pada demokrasi yang sehat dan semua menghindari terjadinya kekacauan yang membawa kerugian bagi bangsa.

Di tahun politik ini, menurut Meme, INSA menyikapinya dengan biasa saja. “Kita hanya menjaga agar siapapun yang memerintah, hendaknya kebijakan-kebijakan yang mensupport bisnis pelayaran tetap dijalankan dan bahkan ditingkatkan untuk menaikkan daya saing pelayaran nasional terhadap industri pelayaran international,” imbuhnya.

Sejauh ini, para anggota INSA tetap menjalankan bisnis seperti biasa, dan ada yang berbasis kontrak. “Hanya saja kalau mau berinvestasi yang berkaitan dengan nilai tukar rupiah, maka diperlukan kebijakan wait and see. Tapi kalau kontrak kerja sudah menunggu, investasi ya tetap dilakukan,” tandasnya.

Diakuinya, kendala yang banyak dihadapi adalah daya saing yang rendah terhadap pelayaran internasional. Karena kebijakan fiskal kita dan biaya bunga investasi yang cukup tinggi dibanding perbankan internasional.

Butuh kebijakan equal treatment bagi dunia pelayaran agar mampu bersaing di level global

Karena itu, ke depan pemerintah bisa menerapkan kebijakan yang sama dengan negara lain. “Berulangkali kita mendorong dan meminta pemerintah siapapun nanti yang memerintah agar memberikan kebijakan yang sama dengan pemerintah negara lain terhadap industri pelayarannya. (equal treatment),” seru Presiden Direktur PT Andhika Lines ini lugas.

Ditambahkannya, “Kita tetap meminta agar pemerintah menyederhanakan PNBP (pendapatan negara bukan pajak) di sektor perhubungan dan jasa kepelabuhanan”.

Sementara itu, sebagai Ketua Umum INSA, Meme menghimbau kepada para anggota untuk tetap solid bersatu dalam asosiasi sebagai wadah pemersatu kepentingan para anggota. (RN)