Jakarta, innews.co.id – Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) periode 2018-2024 dilantik oleh Ketua Umumnya Diaz Faisal Malik Hendropriyono di Gedung Sekar Wijaya, Cipayung, Jakarta, Rabu (30/5).

Dalam pelantikan tersebut, Diaz menegaskan, PKPI bukan partai baru. Beberapa modal telah dimiliki partai yang telah berusia 20 tahun ini. Termasuk memiliki anggota legislatif di beberapa daerah.

“Kita sudah punya 1,1 juta suara 2014. Dengan modal ini kita sudah satu langkah dengan partai lain yang baru maju,” ujarnya.

Untuk itu, dia berharap bisa membawa PKPI ke arah lebih baik. Sehingga bisa terus membawa partai ini menjadi lebih baik. Apalagi sekitar seratus kader dilantik banyak diisi generasi muda berusia maksimal 40 tahun. “Yang tidak kalah penting harus berusia muda dan berjiwa muda,” tandasnya.

Diaz menjelaskan, alasan memilih kader kaum muda. Putra Hendropriyono ini menegaskan generasi muda harus diajarkan untuk lebih melek dan peduli terhadap politik. Sehingga, ke depan PKPI menjadi partainya anak muda. Akan tetapi, regenerasi dilakukan bukan berarti menggeser generasi sebelumnya.

“Para pendahulu tetap mendapatkan tempat di partai. Kami membutuhkan masukan-masukan dari mereka,” ungkap Staf Khusus kepresidenan ini.

PKPI optimis akan meraup suara yang lebih besar dibanding pemilu sebelumnya. Pada 2014 lalu partai yang bermarkas di Jakarta Pusat ini dipilih oleh 1,1 juta masyarakat Indonesia. Pemilu tahun depan, ditargetkan bisa menembus perolehan suara sebesar lima persen.

Menurut Diaz, target tersebut bukan asal ucap saja. Tapi merupakan realita yang berkembang dalam beberapa tahun belakangan. Juga berbagai macam strategi yang telah disiapkan oleh internal partai. “Kita tunggu saja,” tutupnya. (RN)