Jakarta, innews.co.id – Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) pada 20-22 Desember 2018 ini akan menggelar hajatan besar yakni, Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVIII yang rencananya akan diadakan di Jakarta.

Sejumlah agenda penting akan dihadirkan pada acara tersebut, seperti disampaikan Uung Sendana Linggaraja Ketua Umum Matakin dalam wawancara singkatnya, Jumat (30/11), yaitu Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART); Tata Agama; dan Pemilihan Pengurus MATAKIN.

Kong Miao, Tempat Ibadah umat Khonghucu di TMII

Yang menarik dan diprediksi bakal terjadi kejutan adalah saat pemilihan pengurus. Ini dikarenakan Uung Sendana sejak awal telah memutuskan untuk tidak maju dalam pencalonan sebagai Ketua Umum Matakin.

Alasan Uung, “Perlu ada penyegaran agar roda organisasi dapat terus berjalan dengan baik. Tidak baik terlalu lama menjabat dalam organisasi nirlaba dan bersifat avonturir”.

Sejumlah nama, meski masih dirahasiakan mulai bermunculan. Tidak hanya dari kaum pria, dari para wanita pun nampaknya siap tampil dan dipandang layak memimpin Matakin ke depan.

Mengenai hal ini, menurut Uung, tidak masalah bila Matakin dipimpin oleh perempuan. “Tidak masalah,” ujarnya singkat.

Uung Sendana bersama Kapolri

Tentu ini membuka ruang bagi para perempuan yang selama ini berkiprah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Faktanya, ada banyak perempuan di Matakin yang punya kapasitas dan kapabilitas memimpin sebuah organisasi besar seperti Matakin. Bahkan, banyak pihak memprediksi Matakin bisa semakin maju bila dipimpin perempuan.

Ditanya soal kriteria pemimpin Matakin, Uung menjelaskan, intinya sanggup memimpin dengan bijaksana, cinta kasih, dan berani serta dapat memberi inspirasi sesuai perkembangan jaman.

Kembali ke soal Munas, Uung mengatakan, tema yang diusung pada Munas kali ini adalah “Menjunjung Persatuan, Mengharmoniskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.

Rencananya Presiden RI Ir. H. Joko Widodo akan membuka acara akbar tersebut. Diperkirakan sekitar 400-an orang dari seluruh Indonesia akan hadir pada perhelatan tersebut.

Uung berharap Munas kali ini, di akhir periode kepemimpinannya dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang baik. (RN)