Para Pengurus KDT sambangi rumah dinas Bupati Tapanuli Utara, Kamis (10/10/2019), tampak ceria bersama

Tapanuli Utara, innews.co.id – Menindaklanjuti dukungan lintas marga terhadap percepatan pengembangan pariwisata di Kawasan Danau Toba di era Presiden Jokowi, yang dilakukan di UKI, Jakarta, beberapa waktu lalu, para pengurus Komite Danau Toba (KDT) menyambangi rumah dinas Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si., di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (10/10/2019).

Rombongan KDT yang dipimpin langsung St. Edison Manurung, SH., MM., terdiri dari Dr. Martua Situngkir, Santiamir Haloho, St. Monang Rumapea, Sepri Situmeang, Pendeta Enida Girsang, M.Th., Dra. Ronauli boru Saragih, M.Th., dan Dr, Posma boru Hutahaean, yang disambut dengan penuh kehangatan oleh Bupati Taput dan jajaran SKPD Kabupaten Tapanuli Utara. Suasana penuh kekeluargaan mengaura dalam pertemuan tersebut.

Bupati Taput Nikson Nababan menandatangi dukungan terhadap Komite Danau Toba dalam kaitan Percepatan Wisata Danau Toba Mendunia di Era Jokowi

Dalam kesempatan tersebut, Nikson Nababan menandatangani dukungan untuk KDT dan menyatakan siap memfasilitasi progam-program KDT di Taput demi percepatan wisata Danau Toba mendunia era Jokowi.

“Kami sangat apresiasi dengan besarnya dukungan dari Bupati Taput terhadap upaya percepatan wisata Danau Toba mendunia. Ini harus diikuti oleh pimpinan daerah lain di sekitar Danau Toba,” ujar Edison kepada innews lewat pesan singkatnya, Jumat (11/10/2019).

Ketua Umum KDT St. Edison Manurung menyematkan pin kepada Bupati Taput Nikson Nababan

Tidak hanya memberi dukungan, Bupati Taput juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi koordinator KDT se-Kawasan Danau Toba. Menurut Edison, hal ini sejalan dengan visi-misi KDT dan program aksi pada awal pertemuan KDT dengan Bupati Taput.

Pada kesempatan itu, Nikson juga mengharapkan KDT melalui Dewan Pakar melakukan kajian akademik terkait sejumlah perencanaan dan persoalan yang ada, diantaranya, fenomena surutnya debit air Danau Toba, dampak negatif keberadaan keramba di kawasan Danau Toba.

Juga mengenai akses tol dari Tapanuli Raya dengan Tapteng, Nias, Semangke. Demikian halnya mengenai rencana pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya, begitu juga di kabupaten lain sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing untuk meningkat SDM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana hal ini sejalan dengan visi Presiden Jokowi untuk menciptakan SDM Unggul di republik ini. (RN)