Kendari, innews.co.id – Kementerian Koperasi dan UKM menjalin kerja sama dengan Pengurus Harian Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat. Kerja sama kedua belah pihak diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dengan Ketua Umum Pengurus Harian Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya.

Penandatanganan MoU dilakukan di sela-sela acara pembekalan kewirausahaan, dan pelatihan vocational keterampilan teknis bagi SDM KUMKM di Hotel Plaza In, Kendari, Sultra, Jumat (31/8). Turut hadir dalam acara itu, antara lain Penjabat (Pj) Gubernur Sultra Teguh Setyabudi, dan Plt. Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Rosdiana Sipayung.

PHDI sebagai kelompok keagamaan kedua yang diajak kerja sama oleh Kemenkop dan UKM setelah sebelumnya kerja sama serupa melibatkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Puspayoga memandang perlu bersinergi dengan kelompok-kelompok keagamaan untuk bersama-sama memberdayakan ekonomi umat dalam rangka memperkuat ekonomi nasional.

“Pemberdayaan ekonomi umat merupakan salah satu upaya untuk membangun daya masyarakat dengan mendorong, memotivasi, dan membangkitkan kesadaran akan potensi ekonomi yang dimilikinya, serta berupaya untuk mengembangkannya,” kata Puspayoga dalam sambutannya.

Puspayoga berharap kerja sama Kemenkop dan UKM dengan PHDI dapat mensinergikan program di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kewirausahaan, peningkatan akses pembiayaan melalui kredit usaha rakyat dan program bantuan Wirausaha Pemula, peningkatan nilai tambah produk dan jangkauan pemasaran, penguatan kelembagaan, serta peningkatan nilai tambah dan perlindungan usaha.

“Oleh karenanya, pada kesempatan ini saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bahu membahu, berjuang dalam memberdayakan KUKM kita, sehingga cita-cita mewujudkan ekonomi kerakyatan betul-betul dapat terlaksana,” ujar Puspayoga.

Ketum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menyambut baik kerja sama entitas agama dengan Kemenkop dan UKM ini sebagai bagian dari upaya untuk mensejahterakan masyarakat, mengurangi ketimpangan sosial, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional. Wisnu menyadari peran entitas agama juga penting dalam mencapai tujuan tersebut.

“Pemerintah tak bisa sendiri-sendiri, harus melibatkan semua pihak. Kerja sama ini akan mencapai hasil yang maksimal apabila mendapat dukungan dari berbagai pihak,” tandasnya. (RN)