Edison Manurung Ketum DPP KMDT (tengah) memimpin rapat

Jakarta, innews.co.id – Terkait himbauan Presiden RI Joko Widodo untuk mengurangi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) berinisiatif mengundurkan Pagelaran Seni Budaya bertajuk ‘Semalam di Danau Toba’ yang sejatinya diadakan pada 3 April 2020, di Gedung Bakti Kementerian Sosial, Jakarta.

Pernyataan resmi ini disampaikan langsung Edison Manurung, SE., MH., Ketua Umum DPP KMDT dalam siaran persnya yang diterima innews, Jumat (29/3/2020). “Penyebaran virus corona yang demikian masif di Indonesia, membuat DPP KMDT memutuskan menunda pagelaran seni budaya sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Edison.

Suasana rapat panitia Pagelaran Seni Budaya ‘Semalam di Danau Toba’ dengan DPP KMDT

Menurutnya, ini juga sebagai bagian respon dari anak bangsa yang taat pada pemimpinnya, dalam hal ini Presiden RI. “Kami meyakini himbauan Presiden Jokowi merupakan sesuatu yang baik untuk menekan penyebaran virus corona ini,” kata Edison.

Paling tidak, sampai batas situasi negara berstatus aman dari wabah corona. “Kami juga sudah menyurati berbagai instansi terkait mengenai penundaan acara ini. “Bila sudah memungkinkan, kami akan jadwalkan lagi penyelenggaraan acara tersebut,” tandasnya.

Meski demikian, Edison mengatakan, para panitia tetap akan melakukan berbagai persiapan terkait acara tersebut, baik teknis maupun nonteknis.

“Kita sama-sama berdoa agar wabah corona ini bisa segera berlalu. Kita percaya pemerintah akan mampu mengatasi kondisi ini dan Indonesia akan pulih seperti sedia kala,” tuturnya. (RN)