Jakarta, innews.co.id – Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, suasana Idul Fitri terasa begitu kental di bumi pertiwi. Hiruk-pikuk jelang Idul Fitri nampak di berbagai tempat.

Namun, Idul Fitri jangan hanya dimaknai sebagai sebuah perayaan kemenangan saja, melainkan merupakan sebuah energi baru bagi bangsa.

Hal ini dikatakan DR. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam pesan singkatnya kepada innews, Senin (3/6/2019) siang.

“Setelah 1 bulan lamanya umat Muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, maka akan sampai pada hari kemenangan. Saat dimana ada ampunan dosa serta waktu yang tepat untuk saling bermaaf-maafan satu sama lain,” ujar Giwo Rubianto yang juga Vice President International Council of Womens (ICW) ini.

Dalam hubungan dengan Allah SWT, lanjut Giwo, tentu Idul Fitri memiliki makna sebagai penyucian hati dan minta ampunan dosa. Sementara dalam hubungan dengan manusia, maka ini saat yang tepat untuk memulai suatu kehidupan yang baru dengan hati dan pikiran yang bersih.

“Dalam konteks bangsa dan negara, Idul Fitri harus dimaknai sebagai sebuah energi baru untuk secara bersama-sama membangun bangsa dan negara dengan hidup saling rukun dan damai. Merajut kembali silahturahmi sesama anak merupakan keniscayaan untuk membangun bangsa ini lebih baik lagi,” imbuh Giwo yang juga dipercaya aebagai Ketua Umum Pita Putih Indonesia (PPI) ini.

Ditambahkannya, pasca Pemilu Serentak 2019, mari bersama kita rajut kembali harmonisasi bangsa. “Jangan lagi kita berpikir negatif dengan sesama manusia. Marilah kita bangun kembali persatuan dan kesatuan,” ajaknya.

Bagi Giwo, pesta demokrasi telah usai dan sekarang saatnya kita kembali bersatu. Tidak lagi terbelah-belah. “Semua harus bersatu. Karena dengan persatuan, maka pembangunan bangsa seutuhnya akan dapat tercapai,” tukasnya.

Giwo mengajak semua pihak, di hari Idul Fitri nan indah ini, untuk kembali pada fitrahnya sebagai sesama ciptaan Tuhan. “Miliki hati dan pikiran yang bersih. Kita songsong Indonesia yang lebih baik lagi,” serunya penuh semangat. (RN)