Yogyakarta, innews.co.id – Tidak hanya bergelut dalam dunia perbankan semata, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga turut serta mendukung pariwisata berkualitas di Indonesia melalui program Bakti BCA. Hal ini dilakukan dengan membina sejumlah desa untuk mengembangkan potensi peluang usaha di daerah.

Menurut Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati, hingga kini terdapat 12 desa wisata binaan BCA yang merupakan bentuk Bakti BCA untuk mendorong sektor pariwisata. Salah satunya Wirawisata Goa Pindul.

“Ada 12 desa wisata yang tersebar di Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Pulau Belitung. Pembinaan yang kami berikan berupa soft skill pengelolaan pariwisata, bantuan sarana wisata, infrastruktur, serta instalasi Electronic Data Capture (EDC) untuk transaksi para wisatawan,” jelas Inge dalam acara Kafe BCA on The Road di Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (24/9) lalu.

Sementara itu Komisaris Independen Cyrillus Harinowo menambahkan, desa wisata bisa menjadi salah satu tumpuan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi sektor pariwisata.

“Yogyakarta, membuka potensi penambahan jumlah wisatawan mancanegara. Gunung Kidul saat ini menjadi salah satu destinasi teratas bagi turis yang datang ke Yogyakarta. BCA membantu melatih dan membentuk sumber daya yang dapat mengelola, merawat, dan mempromosikan untuk menjadi daerah tujuan wisata,” kata Harinowo.

Ke-12 desa wisata yang dibina BCA tersebar di Yogyakarta (Desa Wisawisata Goa Pindul, Desa Pentingsari, dan Desa Wukirsari), Jawa Tengah (Desa Gemah Sumilir dan Dusun Kopi Sirap-Gunung Kelir di Semarang), Jawa Timur (Desa Tamansari), Bali (Desa Tinggan), Belitung (Bukit Peramun, Desa Kreatif Terong, Gunong Lumut), dan Sumatera Barat (Kampung Adat Minangkabau Sijunjung, dan Desa Silokek). (BY)