Para relawan MATAKIN bekerja keras membantu pemerintah dan masyarakat mengadakan hand sanitizer bagi umatnya

Jakarta, innews.co.id – Sebagai bentuk keprihatinan terhadap meluasnya penyebaran Covid-19, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) secara khusus membagikan spray pembersih tangan (hand sanitizer) kepada MAKIN-MAKIN untuk wilayah DKI dan Jabodetabekar dan meluas ke daerah lain secara gratis.

Hal ini disampaikan Xs. Budi S. Tanuwibowo Ketua Umum MATAKIN dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (24/3/2020) siang.

Menurut Budi, saat ini hand sanitizer sulit diperoleh, baik di toko-toko obat maupun apotik. Karena itu, MATAKIN berinisiatif membagikan spray pembersih tangan secara gratis.

Xs. Budi S. Tanuwibowo Ketua Umum MATAKIN

“Pembagian spray tersebut dilakukan guna membantu umat dan masyarakat sekitarnya yang saat ini kesulitan mendapatkan hand sanitizer, bukan saja dikarenakan sulitnya menemukan di toko-toko ataupun apotek melainkan juga harganya yang sudah melambung tinggi, jauh melebihi harga normal,” jelas Budi.

Budi berharap, dengan dibagikannya spray pembersih tangan ini dapat membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona lebih luas,” kata Budi Tanuwibowo.

Pembuatan hand sanitizer ini dilakukan oleh para relawan MATAKIN sejak 19 Maret 2020. Saat ini MATAKIN telah menyalurkan lebih dari 500 liter hand sanitizer kepada Litang, Bio dan Kelenteng yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Tangerang, Banten, Tegal, Adiwerna, Surabaya, dan kota-kota lain.

Tim relawan yang mendukung MATAKIN

“Penyaluran ini masih akan terus dilaksanakan. Demikian juga produksinya agar dapat mencakup wilayah yang lebih luas lagi,” tambah Budi.

Secara khusus, Budi menghaturkan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung kegiatan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah menyisihkan dananya guna mendukung kegiatan ini sehingga bersama kita cegah penyebaran virus ini, agar Indonesia dapat segera terbebas dari wabah luar biasa ini,” tukasnya seraya berharap Indonesia dapat segera terbebas dari wabah corona.

Kembali Budi mengingatkan kepada umat Khonghucu dan masyarakat luas agar melaksanakan persembahyangan di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah serta selalu menjaga kebersihan.

Tim relawan mempersiapkan hand sanitizer untuk dibagikan ke Klenteng, Litang, dan Bio

Sebelumnya, MATAKIN telah mengeluarkan imbauan agar umat Khonghucu melaksanakan semua persembahyangan di rumah mengingat pada periode Maret- April 2020 ini banyak hari besar agama Khonghucu, seperti Qingming, HUT Matakin, peringatan hari besar para Shenming dan persembahyangan rutin yang biasa dilaksanakan bersama di Litang, Bio ataupun Kelenteng-kelenteng.

Budi menambahkan, peribadahan di rumah karena situasi darurat dan tidak menyalahi tata susila dan tata agama Khonghucu.

Budi mengimbau, masyarakat–khususnya umat Khonghucu dapat mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu menjaga kebersihan dan menjaga jarak sosial. “Marilah bersama kita jaga kebersihan (mencuci tangan dan membersihkan diri), mengurangi kegiatan diluar rumah yang tidak perlu, dan menjaga jarak sosial (social distancing). Tidak perlu panik berlebihan namum tetap waspada. Jaga diri dan kesehatan demi diri sendiri, keluarga dan orang lain,” pungkasnya. (RN)