Edison Manurung bersama Jenderal TNI (Purn) Luhut Pandjaitan dan Oesman Sapta Odang Ketua Umum DPP Partai Hanura

Jakarta, innews.co.id – Rasa cintanya kepada kampung halaman—khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya, membuat Staf Khusus Ketua DPD RI ini memutuskan ‘turun gunung’ dalam kancah Pemilu 2019 nanti. Ia memutuskan ‘berjuang’ lewat daerah pemilihan (dapil) Sumut 2.

Sosok Edison Manurung, SH., MM., dikenal luas sebagai seorang aktifis yang vokal sejak muda. Kiprahnya sebagai Ketua DPP KNPI periode 1998-2004 mengisyaratkan dirinya amat dekat dengan yang namanya perjuangan bagi bangsa.

Edison Manurung bersama Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Tobing dan Ompung boru

Di Pemilu 2019 nanti, Edison bakal maju sebagai calon anggota legislatif tingkat Pusat untuk dapil Sumut 2. Ditemui di daerah Rawamangun, Jakarta, Kamis, (14/6), Edison banyak memberikan gagasan untuk bagaimana membangun Sumut ke depan.

Saat ini, kata Edison, Pemerintahan Jokowi tengah gencar-gencarnya membangun Kawasan Danau Toba. “Ini menjadi peluang besar bagi segenap masyarakat di Sumut untuk bersama-sama mendukung upaya tersebut sehingga bisa segera terealisasi,” ujar pria kelahiran Porsea, 9 Juni 1962 ini.

Edison Manurung (tengah) bersama Para Kapolres Kawasan Danau Toba dan Dandim Taput

Karena itu,bilamana dirinya duduk sebagai anggota dewan nanti, tentu ini juga akan menjadi salah satu fokus perjuangannya. “Tentu saya akan mendorong pembangunan Kawasan Danau Toba menjadi lebih cepat lagi,” ujar Wakil Ketua Umum PB Karate Tako Indonesia ini.

Tidak itu saja, kepiawaiannya di bidang ekonomi pun akan ia maksimalkan nantinya. “Saya akan memanggil para Bupati di dapil saya untuk mendiskusikan lebih jauh apa yang bisa dibantu dari pusat untuk mempercepat pembangunan dan perkembangan di masing-masing daerah,” jelas Presiden Edison Manurung Center (EMC) ini lugas.

Edison Manurung bersama Jenderal TNI (Purn) Moeldoko

Tentunya hal ini akan memberi nilai lebih, sebab selama ini sangat jarang para wakil rakyat yang benar-benar mau memperjuangkan dapilnya. Apa yang hendak dilakukan oleh Anggota Badan Usaha HKBP Pusat ini patut diapresiasi dan didukung tentunya.

Dirinya akan maju di dapil Sumut 2 yang meliputi 19 kabupaten/kota yakni, Toba Samosir, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhan Batu Selatan, Nias Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Padang Sidempuan, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Utara, Gunung Sitoli, dan Nias Barat.

Edison Manurung sebagai Delegasi Pemuda pada Sidang PBB di New York, USA, mewakili pemuda Indonesia, sebagai Ketua DPP KNPI

Tentu perjuangannya tidak mudah, karena itu, Edison meminta restu kepada berbagai pihak agar dirinya bisa didukung untuk perjuangan menjadi anggota legislatif di tingkat pusat.

Mengenai Partai Hanura, sebagai kendaraan politiknya, Edison beranggapan, sekarang Hanura semakin dicintai oleh masyarakat. Apalagi Hanura sudah jelas-jelas menyatakan dukungan kepada Presiden Jokowi agar menjadi presiden dua periode.

Edison Manurung tengah berdiskusi dengan OSO Ketua Umum DPP Hanura

Sosok Oesman Sapta Odang (OSO), bagi Edison, ibarat mahaguru. “Beliau bukan hanya sekadar Ketua Umum Hanura, tapi juga seorang motivator ulung yang terus menyemangati para pengurus dan anggota untuk berjuang bagi bangsa dan negara,” ujar Ketua Patambor Indonesia dan Wakil Ketua Umum KADIN bidang Antar-Lembaga ini.

Ditambahkannya, kalau Pemilu 2014 lalu, wakil Hanura dari Sumut ada 3 orang, maka sekarang ditargetkan menjadi 6 orang atau masing-masing dapil ada 2 anggota. Sementara itu, di tingkat provinsi ditargetkan ada 20 caleg yang akan masuk dan untuk daerah tingkat dua masing-masing 5-6 anggota. Bukan target mudah, tapi melihat elektabilitas Partai Hanura yang terus menanjak, rasanya optimisme itu semakin besar.

Edison Manurung bersama Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly

Edison yang juga duduk sebagai Pengurus Forki (Federasi Olahraga Karate Indonesia) dan Ketua Panitia Paskah 100 Tahun Nommensen ini meyakini, Partai Hanura adalah partai yang dicintai masyarakat Indonesia. Selain kualitas partai yang baik, sosok Ketua Umum-nya juga seorang yang sangat nasionalis. “Pak OSO adalah seorang yang humble dan punya hati untuk membangun Indonesia seutuhnya. Beliau rajin turun ke daerah-daerah untuk melihat langsung hasil-hasil pembangunan serta mendengar aspirasi dari masyarakat,” ujar Pendiri dan Pembina Pusat Inspirasi dan Pemberdayaan Pemuda Indonesia (PIPPI) ini. (RN)