Jakarta, innews.co.id – Segmentasi perempuan yang menjadi ladang garapan Emak Militan Jokowi Indonesia (EMJI) diharapkan bisa menyumbang 5 persen suara untuk kemenangan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin pada Pipres 2019 ini.

Salah satu program yang dicanangkan EMJI adalah Revolusi Pink.

Pebby menjelaskan, revolusi pink adalah gerakan kembali ke bahasa Ibu atau emak. Bahasa kelembutan dan kasih sayang yang menghilangkan kebencian. “Perubahaan tatanan sosial yang serba digital telah mencabut akar kasih sayang,” kata Pebby dalam acara dialog ‘Peran Perempuan dalam Perang Media Sosial di Pilpres 2019’ di Graha PENA 98, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Website yang dilaunching EMJI di Graha Pena 98, Jakarta, Sabtu (12/1/2019)

Ditambahkannya, kekuatan kasih sayang emak-emak senjata paling tangung membendung kampanye yang menyebarkan fitnah, hoaks, caci-maki, dan ujaran kebencian.

Pebby menambahkan, EMJI sebagai organ relawan berbasis emak-emak menilai gerakan kembali kepada bahasa emak-emak adalah sebuah senjata ampuh melawan kampanye berbasiskan hoak.

EMJI optimis bahasa gerakan Revolusi Pink ini mampu menyumbangkan 5 persen kemenangan buat Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Dari hasil beberapa lembaga survei, jumlah suara bimbang di angka 30-40 persen. Itu yang tertinggi suara emak-emak. Jadi kita yakin, gerakan ini mampu menyumbang 5 persen untuk Jokowi-Makruf Amin,” ujar Pebby.

Guna mendukung realisasi hal tersebut
EMJI meluncurkan website www.emakindonesia.com yang di launching hari ini.

“Ini adalah cara kita untuk mensolidkan dan mengarahkan kerja konkrit emak di lapangan, ” tandasnya. (RN)