Jakarta, innews.co.id – Lolosnya Partai Berkarya menjadi salah satu kontestan Pemilu 2019 membuat Putra Presiden Kedua, Soeharto, Hutomo Mandala Putra mempersiapkan diri untuk maju dalam pertarungan Pilpres 2019 mendatang. Sebagai warga negara, tentu Tommy, sapaan akrabnya Hutomo Manda Putra, juga punya hak untuk mencalonkan atau dicalonkan sebagai Presiden RI.

Kepastian mengusung Tommy disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang di Jakarta, (12/3). “Semua kader dan pengurus Partai Berkarya sepakat mengusung Tommy sebagai calon Presiden di 2019. Tommy kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya menggantikan Neneng A. Tutty. Tommy terpilih secara aklamasi dalam forum Rapat Pimpinan Nasional Partai Berkarya belum lama ini,” kata Andi.

Andi menjelaskan, keterpilihan Tommy itu merupakan aspirasi dari bawah yaitu para pengurus mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi sampai Dewan Pimpinan Pusat. Mereka sepakat mengusung Tommy agar memimpin partai itu.

Bagi Andi, Tommy merupakan pimpinan dan kader terbaik Partai Berkarya. Tommy juga dinilai mewarisi sifat serta karakter ayahnya, Presiden Kedua Soeharto. “Beliau salah satu putra terbaik bangsa yang mempunyai hak untuk memimpin negeri ini. Ada titisan Pak Soeharto di sana. Banyak masyarakat yang merindukan nuansa pembangunan ekonomi di era Pak Harto, dan figur Pak Tommy ada di situ,” jelas Andi.

Diakuinya, Partai Berkarya memang belum bisa mengusung calon presiden di Pemilu 2019. Karena itu, langkah-langkah strategis yang akan diambil adalah menjajaki komunikasi dengan partai lain agar bisa mengusung putra bungsu Presiden Soeharto tersebut.

“Partai baru kan tidak bisa mengusung, nanti ada komunikasi politik dengan partai-partai yang memenuhi syarat untuk mengusung Pak Tommy, ya kita siap saja,” tukasnya. (RN)