Edison Manurung (kanan) usai mengadakan pertemuan dengan Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan

Jakarta, innews.co.id – Perjuangan Presiden Joko Widodo dalam membangun Danau Toba menjadi destinasi wisata unggulan kelas dunia, harusnya direspon positif oleh marga-marga orang Batak.

Guna mendeklarasikan dukungan tersebut, Komite Danau Toba bersama Locus Adat Budaya Batak (LABB) akan mengadakan acara ‘Marhorja’, pada awal Desember 2019 nanti yang rencananya akan diadakan di Gedung Mulia Raja atau Gedung DPD RI, Jakarta. Menurut Edison Manurung, ini merupakan ritual orang Batak yang tertinggi.

Nantinya, acara ini akan dihadiri marga-marga orang Batak. Diperkirakan ada sekitar 400an marga orang Batak yang juga ada di Jakarta.

Edison Manurung bersama Luhut Binsar Pandjaitan

Menurut Sepri Situmeang, Wasekjend Dewan Mengaraja LABB, acara ini akan menjadi titik balik dukungan penuh dari marga-marga terhadap program Presiden Jokowi yang ingin memajukan Kawasan Danau Toba.

Sementara itu, Edison Manurung, SH., MM., Ketua Umum Komite Danau Tiba secara lugas mengatakan, dirinya sudah melaporkan rencana kegiatan ini ke Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan. “Kita berharap Presiden Jokowi nanti bisa hadir karena acara ini akan melibatkan tokoh-tokoh Batak yang berjumlah sekitar 500an lebih,” kata Edison kepasa innews di FX Sudirman, Jakarta, Rabu (28/8/2019) sore.

Sebelumnya, Edison juga sudah menyampaikan rencana ini kepada Luhut Pandjaitan beberapa hari lalu. Dan, Luhut mendukung dan berharap marga-marga Batak bisa bersatu mendukung program Presiden Jokowi.

Edison Manurung (kedua dari kanan) bersama para pekerja yang tengah mengerjakan kapal di Pantai Pasifik wilayah Danau Toba

Sepri menambahkan, sebagai langkah awal pada September 2019 ini, akan diadakan acara ‘Martonggo Raja’ untuk membahas mengenai acara puncak tersebut. Acara ini akan dihadiri para pimpinan punguan marga.

Dikatakan Edison, masing-masing marga adalah stakeholders di Kawasan Danau Toba. Karena itu, kata Edison, kita semua punya tanggung jawab ikut serta membangun kampungnya masing-masing. Ini sudah dijalani Edison dengan membangun Pantai Pasifik di pinggir Danau Toba yang merupakan bagian dari kampungnya.

Setiap punguan nantinya akan bisa mensosialisasikan pengembangan Kawasan Danau Toba sampai ke kampungnya masing-masing.

“Kalau setiap kecamatan ada penginapan atau home stay, maka membuka peluang turis memginap. Asalkan home stay dibangun dengan baik dan bersih,” kata Edison mengingatkan.

Secara khusus, Edison mengajak semua punguan marga untuk berkontribusi mensukseskan program Presiden Jokowi dalam membangun Kawasan Danau Toba. “Mari, kita ikut ambil bagian memajukan Danau Toba,” serunya. (RN)