Jakarta, innews.co.id – Usaha Kecil dan Menengah dapat memanfaatkan dan memgoperasikan tenaga listrik dengan energi terbarukan.

Hal ini dikatakan Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik saat membuka sosialisasi energi terbarukan metode hybrid bidang kelistrikan dengan tema Sel Sustainable Power Generator, di Jakarta Rabu (28/11).

“Hadirnya teknologi hybrid dengan sumber energi sinar matahari ini merupakan peluang bagi kalangan KUMKM dan pelaku usaha baik sebagai pengguna sumber energi baru, maupun sebagai pengelola usaha kelistrikan,” kata Abdul Kadir Damanik.

Abdul Kadir Damanik

Guna memajukan hal tersebut Kemenkop dan UKM bekerja sama dengan perusahaan dari Korea Or-Vix, sebagai pemegang produk Jepang di Asia. Untuk representatif di Indonesia dipegang oleh PT Tirta Utama Indonesia, dengan nama Sel Energy Sustainable Power Generator.

“Generator ini sangat baik, karena menggunakan sumber energi baru terbarukan dari sinar matahari dengan bentuk sangat compact serta dapat berpindah lokasi sewaktu-waktu,” jelas Damanik.

Sumber energi lstrik dari matahari ini tersedia hampir di seluruh wilayah Indonesia yang berarti peluang mengembangkan usaha kelistrikan dengan sumber energi matahari ini tentunya terbuka lebih luas.

Acara ini dihadiri oleh 25 Kementerian Lembaga, Lembaga Pembiayaan: BRI, BNI, Bank Mandiri, Bahana Arta Ventura Astra Financial. Asosiasi Perhimpunan Perhotelan dan restoran, Asosiasi Kawasan Industri, Asosiasi Rumah Sakit Daerah, perusahaan BUMN-swasta dan lain-lain.

Dalam sambutannya Vice Presiden Or-Vix Mr Bum Jun Kim mengatakan, Sel Sustainable Power Generator ini akan dilaunching pada Januari 2018. “Kita launching pada acara Global Show di Jepang yang akan dihadiri oleh buyer dari berbagai negara,” kata Bum Jun Kim.

Salah satu kelebihan dari produk ini adalah tidak memerlukan tempat yang luas dan alatnya bisa dipindah-pindah. Alat ini bisa beroperasi selama 24 jam dalam satu tahun meski tanpa sinar matahari terus menerus, karena sinar matahari hanya dibutuhkan 1-2 jam saja bisa menggerakkan turbin 2-3 hari, karena solar selnya itu hanya untuk memanaskan air di dalam tangki yang menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin. (RN)