Henny Handayani, SH., MH., (kanan) Penggagas sekaligus Ketua Umum Generasi Muda Jokowi 2 Periode (GMJ2P) dan Gerakan Muda Nawacita saat dihubungi, Selasa (1/10/2019) sore

Jakarta, innews.co.id – Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo bersama Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin telah terpilih secara konstitusional pada Pemilihan Presiden 2019. Bahkan secara hukum pun, pasangan ini telah sah, berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusional.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf telah dipilih oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Pelantikan pasangan ini pada 20 Oktober 2019 nanti merupakan titik awal pengabdian mereka.

Karena sudah sah, adalah aneh bila di detik-detik jelang pelantikan muncul rumors ada upaya menggagalkan pelantikan tersebut. Gelombang demonstrasi massa besar-besar yang penuh kejanggalan seolah berupaya mencitrakan kondisi bangsa sedang tidak sehat.

Namun, semua itu diyakini tidak akan menghalangi pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih. Ada banyak pihak yang siap ‘pasang badan’ mengawal pelaksanaan pelantikan, utamanya dari para relawan.

Seperti disampaikan Henny Handayani, SH., MH., Penggagas sekaligus Ketua Umum Generasi Muda Jokowi 2 Periode (GMJ2P) dan Gerakan Muda Nawacita saat dihubungi innews, Selasa (1/10/2019) sore, “Kami siap berada di garda depan mengawal pelantikan Jokowi-Ma’ruf”.

Jokowi, tambah Henny, sudah sah secara konstitusional. Karena itu, bila ada pihak-pihak yang tidak menginginkan pelantikan terjadi, bisa dipastikan dia musuh bangsa.

“Saya berharap agar para milenials ikut serta mengawal suksesnya pelantikan Jokowi, 20 Oktober 2019 nanti,” imbuhnya.

Henny juga meminta semua pihak dapat bersatu mematuhi hasil Pemilu Presiden, dimana mandat dari rakyat itulah yang perlu diselamatkan. “Saya mengimbau semua pihak turut mensukseskan pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih nanti,” tukasnya.

Lebih jauh Henny mengharapkan rakyat Indonesia bisa lebih cerdas memfilter berita san tidak mudah terpengaruh berita bohong. “Pemenang pemilu mutlak harus dilantik. Sebab, mandat rakyat harus dijalankan,” pungkasnya. (RN)