Yogyakarta, innews.co.id – Pentingnya kebersamaan dan persatuan di antara sesama pengurus menjadi bagian penting dalam membangun sebuah organisasi menjadi wadah yang mampu memberi manfaat bagi segenap anggotanya dan masyarakat pada umumnya.

Hal ini disampaikan Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum DPP Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) sekaligus Ketua Umum DPP Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam pelantikan Pengurus GWS wilayah Yogyakarta, di Gedung Telkomsel, Kotabaru, Yogyakarta, Kamis, (10/5).

Dialog mengenai IT

Disampaikan bahwa GWS adalah organisasi kemasyarakatan bagi kaum Indonesia dan semua golongan yang bertujuan meningkatkan kesadaran wanita akan pentingnya suatu pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Didirikan sejak 1952, GWS bergabung ke Kowani pada tahun 1956.

Giwo menaruh harapan besar pada para pengurus agar bias benar-benar melaksanakan program krja dengan saling bersinergi di mana kita bersama-sama melangkah dalam derap dan gerakan wanita sejahtera menuju pembangunan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berbudaya.

Giwo juga mengajak para pengurus untuk bekerja bergotong royong melalui kerja keras dan kerja cerdas dalam upaya menjadikan wanita-wanita Indonesia sebagai wanita yang sejahtera, mandiri, dan bermanfaat yang dapat membawa perubahan di dalam rumah tangga, keluarga, lingkungan, masyarakat, negara, dan bangsa, bahkan Insya Allah sampai ke seluruh penjuru dunia.

Lebih jauh Giwo mengatakan, untuk dapat menyiapkan generai muda yang siap dan mantap, maka seorang ‘Ibu Bangsa’ mutlak harus bias menjadi perempuan yang mandiri, berdaya, dan peduli, serta mampu, sehingga diharapkan bias memberikan contoh dengan menjadi wanita yang profesional, sehingga mampu menghadapi setiap tantangan yang ada.

Juga wanita yang bermartabat yang merupakan tolok ukur akhlak budi mulia, wanita yang terus meningkatkan kreatifitas, di mana perempuan itu merupakan kristalisasi dari ‘cipta rasa dan karsa’ yang tiada tara.

Dia juga mengharapkan wanita bisa memiliki kemampuan unggul yang berdaya saing, sehingga bisa melahirkan anak-anak bangsa yang berdaya saing tinggi pula. Serta menjadi wanita yang visioner dan mampu melihat jauh ke depan dan proaktif dalam memandang setiap peluang yang sesungguhnya sangat terbuka lebar.

Ditambahkan pula wanita bisa memiliki karakter yang kuat sehingga mampu menyinari seisi rumahnya dengan atmosfer karakter yang teguh, kuat, ulet, dan berakhlak mulia. Dan, perempuan yang berguna. “Pada hakikatnya kehidupan yang berarti adalah jika keberadaan kita bsia dirasakan kegunaan oleh siapapun yang bergaul bersama kita,” kata Giwo.

Giwo menyerukan untuk menjadi perempuan yang anggun yang selalu siap sedia melakukan dharma berupa kebajikan, sekecil apa pun asal memberikan kebergunaan bagi sesama dan lingkungan.

Pada kesempatan itu juga diadakan dialog tentang pemberdayaan perempuan untuk pemanfaatan informasi teknologi seperti Financial Technology.

Saat ini GWS telah ada di banyak provinsi di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah lainnya. (RN)