Suasana jumpa pers

Jakarta, innews.co id – Zaman now, Ibu Bangsa diharapkan tidak hanya berkutat di ruang domestik (keluarga dan rumah), tapi juga mengembangkan dirinya untuk memahami dunia luar. Salah satunya dunia politik.

Ini menjadi sangat penting, karena selain menambah wawasan dan memperluas cakrawala berpikir, dengan berpolitik, para Ibu Bangsa juga dapat memperjuangkan kepentingan kaumnya dan anak-anak di Indonesia.

“Penting para Ibu Bangsa terlibat langsung dalam dunia politik. Bukan sekadar mencerdaskan, tapi juga memberi peluang mengkonkritkan perjuangan bagi kaum perempuan Indonesia dan anak-anak,” ujar Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di Kantor Kowani, Jakarta, Rabu (26/9).

Dikatakannya, Ibu Bangsa juga harus memahami perpolitikan negeri ini, sehingga mengerti akan apa yang diperjuangkan.

“Kita butuh orang-orang yang berkiprah di dunia politik untuk mendorong perbaikan di bidang legislasi yang lebih pro kepada kaum perempuan,” tandas Giwo Rubianto.

Ini sejalan dengan salah satu dari 7 resolusi baru International Council of Women (ICW) yang dihasilkan dari Sidang Umum ICW ke-35 di Yogyakarta, 13-18 September lalu.

Dalam persidangan yang dihadiri sejumlah aktivis perempuan lintas negara ini dihasilkan dorongan kepada perempuan untuk terlibat sebagai politisi dan pengambil kebijakan, baik di tingkat lokal dan regional.

Dengan begitu, akan banyak kebijakan-kebijakan yang memperjuangkan hak-hak kaum perempuan.

Dalam persidangan tersebut juga, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., terpilih sebagai salah satu wakil ketua untuk periode 3 tahun ke depan.

Presiden ICW Jung Sook Kim menegaskan, “Kami berupaya membuat peran perempuan semakin sukses di sejumlah bidang seperti politik, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat”.

Perjuangan menegakkan eksistensi perempuan Indonesia sebagai Ibu Bangsa Sejati memang masih panjang. Diharapkan pemerintah bisa mendukung hal tersebut. Salah satu cara mengkonsistenkan perjuangan tersebut adalah membuat ‘Ibu Bangsa’ sebagai slogan nasional yang terus dikumandangkan. (RN)