Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum KOWANI di ruang kerjanya

Yogyakarta, innews.co.id – Lagi, sebuah prestasi gemilang ditorehkan oleh bangsa Indonesia dengan menempatkan seorang wakilnya duduk sebagai Vice President International Council of Women (ICW) lewat sebuah proses pemilihan yang demokratis di Grand Inna Hotel, Yogyakarta, Sabtu (15/9) yang dipimpin langsung oleh President ICW Jung Soo Kim dari Korea.

Dialah Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang baru saja sukses menggelar Temu Nasional Seribu Perempuan Indoensia dan General Assembly ke-35 ICW di Yogyakarta, sejak 13 September lalu.

Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd (kiri) Ketua Umum KOWANI bersama Presiden of ICW Dr.Kim Jung Sook

Giwo Rubianto dipilih oleh sejumlah perwakilan dari berbagai negara. Dengan mengantongi suara 62 buah, Giwo duduk sebagai Vice President untuk periode 3 tahun ke depan. 

Giwo menjadi salah satu dari lima Vice President ICW yang dipilih, dari tujuh kandidat yang diajukan dalam pemungutan suara. Mereka yang ikut terpilih adalah Linda C. Liu (Taiwan) dengan perolehan 96 suara, Doris Bingley (Malta) – 91 suara, Jamal Hermen Ghibril (Lebanon) – 84 suara, Fatma Fatos Inal (Turki) – 69 suara, dan Giwo Rubianto Wiyogo (Indonesia) – 62 suara. 

Sementara itu, dua kandidat lain yang tidak terpilih adalah Monthip Sriratana Tabucanon (Thailand) – 35 suara dan Puspha Hedge (India) – 54 suara.

Hasil ini menorehkan kebanggaan bagi bangsa Indonesia, di mana salah satu wanita terbaiknya bisa berkiprah di level internasional. ICW adalah organisasi perempuan dunia yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Suasana persidangan

Giwo Rubianto adalah Ketua Umum Kowani yang juga organisasi perempuan terbesar dan tertua di Indonesia yang mewadahi 91 organisasi perempuan di Indonesia dengan jumlah anggota sekitar 62 juta jiwa. 

Fokus Kowani

Menurut Giwo, sejauh ini Kowani fokus menyiapkan dan membantu perempuan-perempuan muda untuk menjadi pemimpin dan pengambil keputusan di berbagai sektor pembangunan. 

“Kowani telah menggelar berbagai pelatihan kepemimpinan untuk perempuan muda agar mereka dapat menjadi pemimpin yang kuat dan berkarakter, baik di ranah publik maupun di sektor swasta,” jelasnya.

Dr. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Kowani siap gelar Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan dan GA ICW

Pendidikan, kata Giwo, sudah menjadi fokus Kowani sejak awal terbentuk, tahun 1928.  pendidikan dan pelatihan yang diberikan saat ini akan lebih menekankan pada pentingnya peran “Ibu Bangsa” sebagai penentu kemajuan bangsa.

Dikatakan Giwo, Ibu Bangsa merupakan potret ideal perempuan Indonesia. “Ibu Bangsa sebagaimana telah diterangkan Presiden Joko Widodo dalam Pembukaan Temu Nasional Seribu Perempuan Indonesia di Yogyakarta, Jumat (14/9) lalu, merupakan potret panutan yang harus diteladani perempuan sebagai salah satu agen perubahan,” ujarnya.

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menyampaikan, “Ibu Bangsa adalah perempuan-perempuan yang mengabdikan dirinya untuk mendidik dan memperbaiki mentalitas generasi penerus. Ibu Bangsa juga menjaga moral keluarga, melindungi alam sekitarnya untuk anak-cucu, serta ikut menggerakkan ekonomi masyarakat”.

Pemilihan Board of Director (BOD) ICW merupakan rangkaian dari Sidang Umum ke-35 Dewan Perempuan Internasional. Pasca pemilihan (BOD) ICW, sekitar 159 delegasi dari 19 negara akan mengikuti tur keliling Kota Pelajar dan menikmati santap siang di Keraton Yogyakarta. (RN)