Jumpa Pers Hari Anak Nasional 2018, Senin (16/7)

Jakarta, innews.co.id – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 menjadi berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, tidak hanya diwarnai serangkaian kegiatan, tapi juga anak-anak menjadi pelaku seluruh kegiatan tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise dalam konferensi pers di media room Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Senin (16/7).

Tema yang akan diusung pada acara yang akan dipusatkan di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, tersebut adalah Anak Indonesia, Anak Genius’. Genius yang dimaksud disini adalah singkatan dari Gesit, empati, Berani, Unggul, dan Sehat.

“Melalui tema ini, saya berharap anak Indoesia dapat menjadi anak yang sehat, berbahagia, dan aman. Selain itu, anak juga didorong untuk aktif berolahraga, melakukan aktifitas di luar ruangan, mampu belajar sportif sehingga terhindar dari pengaruh-pengaruh yang negatif,” ujar Yohana.

Puncak acara HAN 2018 akan dihadiri oleh 3.000 anak yang terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, SMP/Madrasah Tsanawiyah, SMA/SMK/Madrasah Aliyah, anak-anak dari Panti Asuhan, penyandang disabilitas serta dari Forum Anak Nasional (FAN).

Dijelaskan pula, acara tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo yang nanti juga akan mewawancarai 5 perwakilan anak GENIUS yang berprestasi di bidangnya masing-masing.

Yohana menambahkan, dalam rangkaian Peringatan HAN, KemenPPPA akan menyelenggarakan Pertemuan Forum Anak Nasional 2018 yang akan mengangkat tema “Bakti Anak Kepada Negeri Menjadi Inspirasi Bagi Negeri untuk Pelopor dan Pelapor Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak”. Pertemuan ini akan dihadiri 514 wakil Forum Anak dari seluruh Indonesia.

“Saya berharap pertemuan ini bias menginspirasi agar anak Indonesia bangga dan termotivasi untuk menjadi inspirator perubahan, serta mampu berpartisipasi dalam proses pembangunan,” tambah Yohana.

Juga akan diberikan sejumlah penghargaan kepada para kepala daerah yang daerahnya masuk kategori ramah anak dalam berbagai tingkatan.

“Semoga dengan peringatan HAN ini tujuan kita untuk meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak bagi anak Indonesia dapat segera terwujud karena anak Indonesia adalah anak kita semua,” tukas Yohana. (RN)