Jakarta, innews.co.id – Perhitungan cepat yang dilakukan berbagai lembaga survei menempatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di urutan ke-4 peraih suara terbanyak di wilayah DKI Jakarta.

Meski di level nasional, PSI hanya meraih 2 persen suara dan tidak melewati ambang batas parlemen nasional, khusus di Jakarta PSI diprediksi meraih 8 persen suara.

Menanggapi hal ini, Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar mengatakan, “Ini pencapaian luar biasa. Kami berterima kasih kepada warga Jakarta yang telah memberi kepercayaan dan kesempatan, mengizinkan kami menguji dan mempertontonkan karakter kami. Harapan yang Anda percayakan tidak akan sia-sia. Akan kami buktikan dengan niat tulus, kerja keras, dan integritas kami di DPRD Jakarta lima tahun ke depan”.

Khusus di Jakarta PSI diprediksi meraih 8 persen suara. Dalam partisipasi perdananya, partai besutan Grace Natalie ini diprediksi meraih perolehan suara keempat terbesar di Jakarta, melebihi 12 partai lainnya.

Quick Count CSIS-Cyrus Network mencatat perolehan suara PSI di Jakarta di angka 7,98 persen, di belakang PDIP (23,05%), PKS (16,4%), dan Gerindra (14,87%). Sementara itu, sampai dengan data Kamis dini hari, Quick Count Indobarometer mencatat perolehan suara PSI di angka 8,11 persen, setelah PDIP (25,07%), PKS (17,49%), dan Gerindra (15,26%).

Michael menambahkan, PSI Jakarta telah berupaya keras menjaring caleg terbaik, melibatkan partisipasi masyarakat, bahkan menjalankan penggalangan dana terbuka untuk membantu orang baik masuk politik dan berkampanye. Keberhasilan PSI di Jakarta tidak lepas dari kerja keras para caleg DPR dan DPRD selama masa kampanye untuk meyakinkan masyarakat dan menawarkan solusi terhadap permasalahan di Jakarta.

“Pekerjaan rumah di Jakarta masih banyak. Pembangunan manusia dan infrastruktur harus lebih adil dan progresif. Sebagai partai oposisi, PSI akan mengawal dan memastikan program Gubernur Anies bisa lebih baik lagi. Kami tidak akan segan-segan mengkritisi, tapi kami juga mau menawarkan solusi dan bersedia duduk bersama. Kami akan menjadi oposisi yang konstruktif. Itulah harapan warga Jakarta agar tidak ada perpecahan politik lagi. Mari kita sama-sama mengedepankan pembangunan Jakarta,” ujar Michael.

Pasca pemilu, PSI mengajak masyarakat kembali bersatu dan menjaga perdamaian bangsa. PSI juga berharap masyarakat turut mengawal dan menuntut akuntabilitas pejabat publik yang terpilih. Sebagai partai yang mengedepankan transparansi, PSI mengajak masyarakat memberikan masukan dan kritik bagi PSI, bahkan turut aktif berpartai dan berpolitik.

Michael mengatakan, “DPP sudah siapkan aplikasi untuk mengawal kinerja anggota dewan PSI. Anda bisa pecat anggota yang kinerja buruk, bolos, tidur, atau tidak turun ke lapangan. Prioritas kami di DPRD Jakarta adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. Kami akan fokus bergerak memberantas korupsi dan intoleransi di Jakarta”. (IN)

Hosting Unlimited Indonesia