Jakarta, innews.co.id – Sebuah pertemuan para pebisnis kelas dunia, Uludag Economy Summit 2018, yang diadakan di Uludag, Turki, (22-24/3) berjalan dengan sukses. Tidak kurang 1.200 pebisnis dari seluruh dunia menghadiri acara yang digawangi oleh Majalah Capital and Economist.

Hal tersebut tertuang dalam rilis yang diterima innews, Rabu, (18/4). Disampaikan pada acara Economy Summit 2018, puluhan pebisnis tampil sebagai pembicara dengan sajian materi-materi yang sangat berguna, baik bicara soal pengalaman bisnis, teknologi, serta peluang-peluang yang ada. Juga diperbincangkan dalam sesi-sesi di antaranya pertanian, kesehatan, produksi, perbankan, digitalisasi, dan kewirausahaan.

Pada kesempatan itu, Hendy Setiono CEO Kebab Turki Baba Rafi juga tampil menjadi salah satu pembicara. Hendy menyampaikan pandangan bagaimana masa depan seorang wirausaha atau entreprenur.

Ia pun membagikan pengalaman suksesnya sebagai wirausaha muda yang sudah diakui oleh dunia dengan berbagai penghargaan. Juga dipaparkan kisah suksesnya yang telah berhasil memiliki lebih dari 1.300 outlets Kebab Turki Baba Rafi dan Container Kebab by Baba Rafi di 9 negara yaitu, Indonesia, Malaysia, Filipina, Tiongkok, Brunei Darussalam, Singapura, Srilanka, Belanda, dan Bangladesh.

Hendy yang dikenal sebagai pionir kebab di Indonesia kini telah merambah berbagai ruang bisnis lainnya seperti bisnis Café, Warmee dan Forestree – Heaven for Juice, juga investasi tambak udang vaname dan cakekekinian (seleb cake).

Tercatat Hendy juga telah dianugerahi sejumlah penghargaan dari dalam dan luar negeri, di antaranya “10 People Of The Year 2006” dari Majalah TEMPO, Pemenang “Indonesian Small and Medium Business Entrepreneur Award” (ISMBEA) 2006 oleh Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, Pemenang ERNST & YOUNG Entrepreneur Of The Year, Juara Pertama “Indonesia Young Franchise Entrepreneur Award” – oleh majalah Info Franchise Magazine dan masih banyak lagi.

Sejumlah pemimpin dunia juga berkenan hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Perdana Menteri Turki Mehmet Simsek, mantan Presiden Kroasia Ivo Josipovic, Mantan Gubernur Bank India Duvvuri Subbarao, CEO Autonomous Mobility Peter Sorgenfrei dan CEO Turk Telekom Paul Doany. (RN)