Jakarta, innews.co.id – Dalam hitungan bulan, sejak resmi beroperasi awal 2019 ini, PT Asuransi Total Bersama atau Tob Insurance telah membukukan 320 ribu polis. Dari sisi pendapatan perusahaan sendiri telah mencapai Rp70 miliar.

Hal ini sampaikan Fransiskus Xaverius Wandy, Direktur Keuangan Tob Insurance kepada innews di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Dikatakannya, target pendapatan hingga akhir 2019 mencapai Rp150 miliar. Sementara untuk tahun depan ditargetkan sebesar Rp350 miliar.

Disampaikan pula, hingga Juni 2019 total aset Tob Insurance sudah mencapai Rp245 miliar dan ditargetkan hingga akhir tahun bisa mencapai Rp350 miliar.

Tob Insurance juga melakukan pengembangan aplikasi dan sistem internal dan eksternal untuk mempermudah layanan kepada nasabah. Di antaranya pelayanan nasabah melalui digital platform, mulai dari penerbitan polis, pelayanan klaim, seperti SPK dan live video survey, Tob Insurance juga menyediakan hotline claim 24 jam.

Diakui Wandy, investasi digital biayanya cukup besar bila memakai vendor internal dan eksternal. Biayanya sekitar 2%-5% dari belanja investasi. “Kami melakukan digital agar dapat memudahkan respon dari mitra,” terang Wandy.

Sejak berdirinya perusahaan, pemegang saham Tob Insurance telah melakulkn penyetoran modal sebesar Rp 200 miliar. Di mana sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk perusahaan asuransi baru, minimal penyetoran modal sebesar Rp 150 miliar.

“Tahun depan, kami akan gencar ekspansi bisnis. Hingga Juni 2019 tingkat RBC kami juga sebesar 2.054%,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Tob Insurance Rudy Gunawan mengatakan, saat ini Tob Insurance telah memasarkan 11 produk asuransi melalui 18 kantor pemasaran yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Adapun produk Tob Insurance meliputi Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Kebakaran dan Harta Benda, Asuransi Pengangkutan, dan produk asuransi lainnya seperti Asuransi Uang, dan Asuransi Rekayasa.

“Dalam waktu dekat kami akan menambah satu kantor lagi. Sehingga menjadi 19 kantor pemasaran dan 1 head office,” ungkap Rudy.

Tob Insurance berdiri September 2018 lewat kolaborasi dengan PT Daya Adicipta Mustika (Daya Group) yang bagian dari Triputra Group, PT Ananta Andal Prima milik pendiri Tunas Group, PT Ommitra Bersama Sahabat, dan beberapa pemegang saham pribadi. Memperoleh izin usaha di bidang asuransi umum oleh Dewan Komisioner OJK melalui surat KEP-5/D.05/2019A. (RN)