Jakarta, innews.co.id – Masyarakat harus memahami bahwa dalam memilih wakil rakyat yang akan duduk di dewan utamanya dilihat seberapa besar kepedulian calon legislatif (caleg) itu terhadap rakyatnya. Bukan melihat seberapa besar modal calegnya.

Penegasan itu disampaikan Istiningdiah Sugianto atau dikenal dengan Iis Sugianto, calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan daerah pemlihan DKI Jakarta 3 ini di acara Deklarasi Satukan Tekad Alumni SMA 6 Jakarta mendukung pasangan Jokowi-Amin, di Beranda Kitchen, Jakarta Selatan, Jum’at (1/2/2019) malam.

Penyanyi yang begitu tenar di era 80-an mengatakan, dirinya sudah turun ke dapil, bertemu dengan masyarakat. “Saya memilih blusukan ke pemukiman warga yang padat karena saya memang punya concern membantu mereka agar kehidupan lebih baik lagi,” jelas Iis.

Dari hasil blusukannya, Iis menemui masih banyak warga yang butuh pekerjaan. Juga rumah yang mereka huni memiliki sanitasi yang kurang baik, berakibat kesehatan warga sering terganggu.

“Saya ingin warga sehat dan punya lingkungan bersih. Untuk itu, saya putuskan yang pertama dilakukan adalah membenahi kehidupan ekonominya dulu. Kalau ekonominya sudah baik, otomatis mereka bisa hidup lebih layak,” urai Iis.

Salah satunya dengan menggerakkan UMKM, juga memberikan pelatihan sesuai dengan keterampilan yang dimiliki warga, seperti menjahit, sablon, dan sebagainya. Ini juga diperuntukkan bagi warga yang putus sekolah.

Namun, program-program Iis hanya akan bertepuk sebelah tangan bila spirit dari warganya untuk berusaha keras merubah hidupnya.

Saat blusukan, Iis juga kerap kali diminta warga membangun ini-itu, merenovasi, dan sebagainya.

“Saya sampaikan ke warga bahwa modal utama saya adalah kejujuran, kesungguhan kerja untuk rakyat, juga memberi perlindungan kepada warga,” tandasnya.

Kembali Iis menegaskan dirinya tidak mau masyarakat menjadi insan yang bisa dibeli. Hanya dikasih selembar rupiah saja sudah mau memberikan suaranya kepada caleg yang mungkin warga tidak ketahui persis.

“Jangan jual suara demi kesenangan sesaat. Pilih caleg yang memang sungguh-sungguh mau bekerja untuk rakyat. Masyarakat jangan andil mencetak koruptor kalau modelnya mau dibeli,” tegasnya. (RN)