Fauzie Hasibuan Ketua Umum DPN PERADI

Jakarta, innews.co.id – Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang sejatinya diadakan di Hotel Shangrila, Surabaya pada 30-31 Maret 2020, resmi ditunda.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Fauzie Yusuf Hasibuan didampingi Sekjen Thomas E. Tampubolon, Ketua Dewan Pembina Otto Hasibuan, disaksikan pengurus DPN Peradi yang hadir di kantor Sekretariat Grand Slipi Tower, Minggu (22/3/2020).

“Penundaan ini terpaksa dilakukan karena merebaknya pandemi virus Covid-19 di Tanah Air. Kami telah melakukan konsultasi dengan berbagai pihak baik di pusat dan daerah Jawa Timur, khususnya pihak kepolisian,” jelas Fauzie.

“Setelah mendengar masukan dari berbagai pihak, maka DPN Peradi menyampaikan bahwa penyelenggaraan Munas ke-3 tahun 2020 yang seyogianya akan dilaksanakan pada 30-31 Maret 2020, ditunda menjadi 15-16 April 2020,” ujar Fauzie.

Dikatakannya, penundaan pelaksanaan Munas Peradi ke-3 menjadi pilihan keputusan demi antisipasi kemungkinan banyak orang dapat terjangkit dan semakin merebaknya pandemi virus ini di Indonesia. “Tentu menjaga kesehatan masyarakat banyak patutlah menjadi pilihan utama,” kata Fauzie.

Meski begitu disadari bahwa akan ada dampak kerugian besar dari tertundanya Munas Peradi ke-3 ini terutama dialami oleh DPC-DPC yang telah bersemangat untuk hadir sehingga telah membeli tiket dan membayar akomodasi. Atas hal ini DPN Peradi menyampaikan permohonan maaf, dan meminta pengertian DPC-DPC atas keputusan penundaan pelaksanaan ini. Hal-hal terkait dengan kerugian dapat dikoordinasikan kepada DPN Peradi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Peradi Otto Hasibuan menyambut baik keputusan DPN Peradi yang menunda pelaksanaan Munas ke-3 karena penyebaran Covid-19 saat ini terus meluas. Otto meminta semua pihak dapat memahami keputusan yang diambil DPN Peradi.

Menurut Otto, sudah seyogianya Peradi menaati ketentuan yang telah dikeluarkan pemerintah terkait penyebaran virus corona atau Covid-19 agar tidak terus meluas. (IN)