Mediasi gugatan Kongres VII IPPAT di PN Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019)

Jakarta, innews.co.id – Secercah harapan membuncah dalam mediasi Gugatan Kongres VII Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019).

Mediasi tersebut dihadiri para penggugat, Tergugat I SS dan XI YA, serta Turut Tergugat I HH. Sementara itu Tergugat VII GTW, Tergugat VIII EN, dan Tergugat X JP, tidak hadir.

Tiga poin diusulkan oleh para penggugat, yakni, pertama, melanjutkan kongres untuk menyelesaikan yang belum ada pemenang 50 persen + 1 dan melantik MKP.

Kedua, membentuk kepemimpinan secara kolektif kolegial seluruh Caketum untuk mempersiapkan Kongres seperti dimaksud di poin pertama.

Ketiga, mencabut dan menarik surat usulan anggota MP3 dari MP3 dan secara bersama-sama mengajukan anggota yang baru.

Ketiga poin usulan tersebut diterima oleh Tergugat I dan XI. Hal ini membuat proses mediasi berjalan lancar. Ada titik terang bagi penyelesaian Gugatan Kongres VII IPPAT.

Ketika dihubungi usai sidang, Dr. Syafran Sofyan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPPAT periode 2015-2018 menjelaskan, “Ketiga poin yang diajukan para penggugat bukan wewenang saya yang saat ini bukan lagi sebagai Ketua Umum PP IPPAT”.

Syafran menambahkan, “Pada Kongres VII di Makassar laporan pertanggungjawaban (LPj) saya sebagai ketua umun sudah diterima. Itu artinya sesuai ART pasal 17, angka 19 huruf b, sudah dinyatakan demisioner”.

“Apa yang diminta penggugat masih sangat wajar, untuk kepentingan organisasi kedepan. Jadi sepanjang untuk kebaikan dan kemajuan organisasi yang sama-sama kita cintai, tentunya saya setuju,” ujar Syafran.

Ketika disinggung soal kemungkinan digelar Kongres Luar Biasa (KLB), dengan taktis Syafran mengatakan, “Kalau hal tersebut yang terbaik untuk menyelesaikan kisruh semua ini, kenapa tidak”.

Lebih jauh Syafran mengatakan, jika ada tergugat yang lain tidak setuju, itu merupakan hak masing-masing.

“Mediasi ini akan dilanjutkan minggu depan. Diharapkan semua pihak dapat hadir dan ada titik temu agar kepentingan organisasi dikedepankan untuk kepentingan dan kemanfaatan seluruh anggota,” tukasnya.

Proses mediasi akan berlanjut minggu depan. Pihak pengadilan akan kembali menyurati ketiga tergugat yang tidak hadir pada hari ini.

Kabarnya, kemungkinan mediator hanya akan melakukan dua kali mediasi. Dan, dilanjutkan dengan persidangan. (RN)