Jakarta, innews.co.id – Terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), pada Konferwil (Konferensi Wilayah) IPPAT Aceh, beberapa waktu lalu, bagi Ismuha Amin, SH., adalah sebuah amanah dan kepercayaan dari PPAT Aceh yang ingin perubahan.

“Bagi saya, kepercayaan itu adalah amanah besar,” kata Ismuha dalam pesannya saat dihubungi innews, beberapa waktu lalu.

Ditanya soal program 100 hari pasca-terpilih, Ismuha mengatakan, “Pertama, mendata ulang kembali PPAT Aceh guna penerbitan KTA IPPAT berkoordinasi dengan PP IPPAT dengan biaya yang murah dan terjangkau. Kedua, menjalin kembali silahturrahim dengan anggota IPPAT se-Provinsi Aceh yang beda pilihan, baik pada saat Kongres di Makassar maupun Konferwil IPPAT Aceh”.

Menurut Ismuha, bahwa berbagai permasalahan yang timbul terkait kinerja PPAT di Aceh, biasanya berhubungan dengan Kepala Kantor Pertanahan se-Kabupaten/Kota dan ASN-nya, sehingga harus membangun kemitraan dengan harmonis dan hubungan dengan Pemerintah Daerah serta Kantor Pajak, DPPKA berkaitan dengan peralihan hak atas tanah baik karena peristiwa hukum mapun perbuatan hukum.

Disinggung soal gugatan terhadap Konferwil Aceh yang dilayangkan Tim Advokat PPAT Peduli Organisasi IPPAT, Ismuha mengaku belum tahu secara resmi, hanya melalui media sosial.

“Kita tanggapi secara arif dan bijaksana. Kita telah serahkan sepenuhnya kepada PP dan Tim Advokasi, baik di Pusat maupun yang ada di Wilayah Aceh,” terangnya.

Ismuha berharap, para PPAT bekerjalah secara profesional, sesuai tupoksi dan aturan-aturan tentang PPAT yaitu, PP No.24/1997,PP 37/1998 yang diubah dengan PP No.24/2016, PP No.128/2015, dan aturan-aturan lainnya yang berkaitan dengan kewenangan yang diatur dalam UU/Peraturan-peraturan Jabatan PPAT.

“Kedepannya, kita Pengurus Wilayah akan berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN RI, Kanwil BPN Aceh, dan Kantor Pertanahan se-Kabupaten/Kota untuk memberantas SPG (suap, pungli, dan gratifikasi),” ujar Ismuha.

Secara khusus Ismuha mengajak para PPAT untuk membuang perbedaan dan bersama-sama membangun PPAT yang kuat dan solid.(RN)

Hosting Unlimited Indonesia