Pengurus IWAPI usai berbagi kasih Ramadhan

Jakarta, innews.co.id – Bertempat di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu, (6/6), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menggelar acara IWAPI berbagi kasih Ramadhan dengan menyantunin fakir miskin dan pelaku usaha kecil. Acara ini merupakan yang ke-14 kali diadakan.

Hadir pada acara tersebut Menteri Koperasi dan UKM AAGN. Puspayoga dan istri Bintang Puspayoga, sejumlah pejabat serta pengurus pusat IWAPI.

Menurut Endah Ansoeroedin Ketua Panitia, kami mengadakan aksi sosial kepada kaum duafa dan anak yatim. “Tahun ini kami berbagi kasih kepada 1.000 anak yatim dan kaum duafa. Kami juga memberikan tambahan modal kepada pedagang perempuan yang memiliki usaha skala mikro,” terang Endah.

Ketua Umum IWAPI menyampaikan tali kasih

Dalam sambutannya, Puspayoga mengatakan puasa di bulan Ramadhan ditinjau dari aspek ekonomi, memberi keberkahan ekonomi tersendiri bagi para pedagang dan UKM. Momen Ramadhan ini bisa dimanfaatkan untuk mencari keuntungan lebih dengan menjual aneka produk yang sesuai permintaan pasar.

“Bagi fakir miskin, Ramadhan juga membawa keberkahan tersendiri, karena pada bulan ini umat muslim sangat dianjurkan dan disunnahkan untuk berinfaq dan bersedekah kepada mereka,” kata Puspayoga.

IWAPI didorong harus terus berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program dan kegiatan-kegiatannya, sehingga semakin besar IWAPI, semakin besar pula dampak terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya kaum perempuan.

“Kehadiran IWAPI seyogyanya dapat menjadi solusi dalam menjawab tantangan dan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Ditambahkan Endah, anak-anak yatim yang hadir berasal dari enam wilayah di DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu dan Tangerang Selatan. Tujuannya, kata Endah, IWAPI mau berbagi kasih sayang dan sedikit rejeki. “Semoga mereka bisa memanfaatkan sedikit dari yang kami beri itu untuk menyongsong Hari Raya Idul Fitri,” ujar Endah.

Untuk usaha mikro, diberikan modal sebesar Rp500.000 sampai Rp1 juta kepada lebih kurang 100 perempuan pengusaha yang juga berasal dari 5 wilayah DKI Jakarta. (RN)