Samosir, innews.co.id – Perkembangan pembangunan akses jalan masuk dan pelabuhan feri di Danau Toba terbukti kian melancarkan urat nadi perekonomian. Oleh karena itu, sudah sewajarnya bila warga di sekitar kawasan wisata Danau Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan.

Hal itu ditegaskan tokoh masyarakat setempat, Alfredo Sihombing di Samosir, akhir pekan lalu. Menurutnya, “Tepatnya di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, pembangunan akses jalan dan pelabuhan feri itu menggunakan dana APBD dan APBN. Kami mendukung karena membantu sekali bagi pelaku usaha wisata dan juga masyarakat Samosir.”

Meski begitu, Alfredo mengingatkan warga sekitar agar pembangunan infrastruktur itu tidak dianggap sebagai rezeki nomplok. “Warga juga harus bisa menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah setempat mengawasi agar harga kebutuhan tidak melonjak-lonjak. Pelaku usaha di Samosir ini kerap berlaku neko-neko dengan harga kebutuhan pokok.”

Proyek Strategis Danau Toba

Di sisi lain, Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan pihaknya mengalokasikan dana untuk proyek akses jalan dari simpang jalan nasional menuju pelabuhan. Sementara itu, pemerintah pusat menyediakan anggaran untuk pembangunan kapal dan pelabuhan.

“Semua proyek ini dipastikan matang dan selesai November serta siap beroperasi akhir 2018 agar dapat digunakan liburan akhir tahun. Pembangunan akses jalan dan pelabuhan mampu mengatasi antrean panjang kendaraan di pelabuhan penyeberangan menuju Samosir,” jelasnya.

Rapidin juga menambahkan, beroperasinya Bandara Silangit telah mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Samosir dari sektor pariwisata.

Pemerintah daerah telah menyiapkan bus perintis dari Samosir menuju Bandara Silangit pergi-pulang. Pengadaan bus perintis dilakukan karena keterbatasan angkutan umum dari pengusaha setempat.

“Dari sektor transportasi itu kami mendapat pemasukan sekitar Rp183 juta hingga Agustus lalu, sedangkan pemasukan dari sektor penyeberangan dengan KM Wisata Samosir sampai Agustus sebesar Rp265 juta,” ungkap Rapidin. (RN)