Jakarta, innews.co.id – Tekadnya kian bulat untuk memperjuangkan rekan-rekan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) agar dapat menjalankan profesi dengan lebih baik, profesional, serta tidak dibayang-bayangi oleh ketakutan tersangkut kasus hukum.

Meski begitu, ia sadar betul, bahwa semua harus seiizin Yang Maha Kuasa. “Kalau memang Tuhan tidak menghendaki, maka saya siap menerimanya,” kata Otty H.C. Ubayani Panoedjoe, SH., MH., saat ditemui di Perayaan Ulangtahunnya ke-53 di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Beberapa waktu belakangan ini, Otty kerap menyambangi rekan-rekannya di berbagai daerah. Ini semata dilakukan untuk bisa menyerap aspirasi sebagai persiapan bilamana kepercayaan memegang tampuk pimpinan dan tongkat estafet Ketua Umum Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) diberikan padanya.

Setelah sekian daerah ia datangi, mulailah ia melihat realitas bahwa rekan-rekannya di daerah membutuhkan pembinaan yang lebih terarah dan kontinu. “Salah satunya karena akses dan sarana prasarana yang masih terbatas. Karena itu, salah satu solusinya adalah memanfaatkan teknologi, sehingga teman-teman di daerah bisa dijangkau. Itu nanti akan saya buat bilamana terpilih,” kata Otty.

Penguatan perundang-undangan bagi PPAT juga akan dilakukan, yakni dengan mendorong produk hukum ini untuk masuk program legislasi nasional (prolegnas). Ini menjadi salah satu pekerjaan rumah Otty guna memastikan pekerjaan yang dijalankan dirinya dan rekan-rekan PPAT lainnya bisa terlindungi.

Rekan-rekan sesama PPAT

“Saya hanya berusaha sekuat tenaga, tapi kembali lagi Yang Diatas yang menentukan. Ini hanya sebagai bentuk pengabdian saya kepada organisasi di mana saya ada selama ini,” tukasnya.

Ditanya saat respon dari daerah terhadap keinginan Otty untuk maju sebagai Ketua Umum IPPAT, dia berujar, “Mereka kebanyakan kaget, lalu mendukung penuh. Bahkan mereka menganggap bahwa sekarang saatnya IPPAT dipimpin oleh perempuan”.

Tekad Otty sudah bulat, bahkan ia pastikan IPPAT tidak akan dijadikan ATM baginya. “Saya sangat mencintai organisasi ini dan mau wadah ini menjadi modern, maju, serta mampu menjadi payung bagi semua anggotanya,” tandas Otty yang mengaku belum memiliki minat untuk terjun ke dunia politik. (RN)