Jakarta, innews.co.id – Sayap bisnis perusahaan digital PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) kian mengepak kencang dengan masuk ke bisnis big data.

Menurut Abraham Theofilus Direktur Utama NFCX, big data ini utamanya berfungsi untuk mendukung bisnis iklan NFC Indonesia.

“Nantinya, perusahaan ini dapat menyediakan data pelanggan, baik dari segi gender, usaha, preferensi, dan kesukaan. Setiap klien yang ingin memasang iklan ingin iklannya terpasang secara efektif. Dengan berbekal big data itu, klien yang mau pasang iklan di platform kami jadi sangat targeted,” jelas Abraham dalam Paparan Publik di Kresna Tower, Jakarta, Selasa (21/5/2019) sore.

Dia menjelaskan, kumpulan data ini berasal dari bisnis-bisnis NFCX yang sudah ada, seperti aplikasi bursa pulsa nfcx.com, aplikasi OONA TV, aplikasi Tawarin, dan aplikasi Selaluada.com.

Lingkup bisnis NFCX mencakup tiga lini, yaitu digital product exchange atau aggregator, digital cloud advertising, dan digital media and entertainment. NFCX juga akan mengumpulkan data dari e-commerce yang terkoneksi dengan layanan teknologi NFCX.

Saat ini, lini bisnis iklan NFC Indonesia memiliki 5.700 layar iklan yang berada di 450 titik di 24 kota se-Indonesia.

Perusahaan yang mengincar nasabah berupa business-to-business (B2B) ini juga akan menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk mengekspansi pasarnya.

“Sudah ada beberapa yang dalam tahap administrasi dan ada beberapa yang sudah dikembangkan. Totalnya sudah ada 10 e-commerce,” tambahnya. (RN)

Hosting Unlimited Indonesia