Pembukaan pameran

Bogor, innews.co.id – Menyambut ajang Asian Games yang akan diadakan di Jakarta, 2018 ini, secara khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan menggelar pameran temporer di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Bogor.

Saat membuka pameran di Balai Kirti, Bogor, Minggu, (20/5), Hilmar Farid Direktur Jenderal Kebudayaan mengatakan, “Perjuangan bangsa Indonesia saat itu mampu menyukseskan Asian Games 1962. Dengan semangat yang sama, saya optimis kesuksesan serupa terulang saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games untuk kedua kalinya tahun ini”.

Ditambahkannya, pameran ini merupakan upaya pemerintah, khususnya Kemendikbud dalam mengedukasi masyarakat menyambut Asian Games 2018. “Selain mengedukasi, pameran yang lebih besar juga akan diselenggarakan pada Agustus 2018 di Senayan untuk memberikan hiburan bagi para atlet dari seluruh kontingen negara sebelum dan sesudah bertanding,” urainya.

Pameran ini merupakan langkah konkrit Kemendikbud dalam melaksanakan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan/Rehabilitasi Prasarana dan Sarana Pendukung Dalam Persiapan Penyelenggaraan Asian Games 2018 dan Para Games 2018 yang antara lain memuat kewajiban kementerian/lembaga untuk ikut menyukseskan Asian Games 2018.

Sementara itu, Kepala Museum Kepresidenan Bogor, Amurwani Dwi Lestariningsih mengakui, pameran ini sekaligus memperingati Hari Jadi Museum Kepresidenan ke-4. Ia berharap pameran ini bisa menarik ribuan pengunjung setiap harinya.

Di sisi lain, kurator pameran, Yuke Ardianti mengatakan, benda yang dipamerkan di Balai Kirti berupa arsip dan dokumentasi kegiatan Asian Games 1962. Ada pula gambar arsitektur dari tujuh proyek pemerintah, salah satunya adalah Stadion Gelora Bung Karmop (GBK).

Menurut Yuke, perubahan arsitektur Stadion GBK merupakan gagasan Presiden Joko Widodo untuk menyambut Asian Games 2018. Begitu pula awal pembangunannya adalah untuk penyelenggaraan ajang serupa pada 1962 yang merupakan inisiatif Presiden Soekarno.

“Keunikan pameran ini adalah ditampilkannya gagasan arsitektural dari dua presiden dalam rangka menyambut Asian Games,” ujar Yuke. Menurut dia, gagasan mereka sama-sama menggemparkan bagi negara dan membanggakan bagi bangsa.

Lebih jauh Amurwani menjelaskan, “Pameran ini terbuka untuk umum setiap hari dari Pukul 09.00 – 15.00 WIB, kecuali hari Senin dan akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai 20 Mei – 18 Agustus 2018”. (RN)