Menkop dan UKM Teten Masduki menerima kunjungan Bupati Halmahera Barat Danny Missy, di Jakarta, Jum'at (21/2/2020)

Jakarta, innews.co.id – Produk-produk usaha kecil di wilayah Halmahera Barat diyakini memiliki prospek dan nilai ekonomis yang tinggi. Bahkan selama ini sudah menembus pasar ekspor. Hal ini disampaikan Bupati Halmahera Barat Danny Missy saat bertemu Menkop dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Danny menjabarkan, produk rumput laut asal Halmahera Barat sudah menembus pasar ekspor, yaitu ke Haiti. Sementara jagung, sudah dikirim ke Surabaya, Jawa Timur. “Kami memang akan fokus pengembangan produk UKM kita untuk pasar luar Halmahera Barat, terutama untuk ekspor,” kata Danny.

Selain rumput laut, tambah Danny, juga sudah dikembangkan jagung, padi sawah, tambak udang, dan keramba jaring apung.

Sementara itu, Teten Masduki meminta daerah untuk mengembangkan produk-produk UKM berskala besar. Meski usahanya masih kecil namun produk yang dihasilkannya memiliki prospek dan nilai ekonomi yang bila didorong bisa menjadi besar.

Danny meyakini, langkah Pemkab Halmahera Barat akan mendapat dukungan penuh pemerintah pusat, khususnya Kemenkop dan UKM. “Tinggal bagaimana kita yang di daerah memberikan arah pengembangan dan pembinaan kepada para UKM,” urai Danny.

Dia menambahkan, Halmahera Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. “Dengan membangun dan meningkatkan destinasi wisata wisata di Halmahera Barat, maka otomatis para pelaku UKM pun akan turut terangkat,” imbuhnya.

Danny menerangkan, Juni 2020 mendatang, ada event besar, yaitu Festival Teluk Jailolo. “Itu salah satu event promosi Kabupaten Halmahera Barat yang menyajikan potensi pariwisata dan budaya,” pungkas Danny. (RN)