Kuala Lumpur, innews.co.id – Sekitar 30 UKM difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk mengikuti Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) ke-15, (4-7 April) di Gedung Malaysian International Trade and Exhibition Centre (MITEC) Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Asisten Deputi Peternakan dan Perikanan Deputi Propasar Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti, dalam siaran pers yang diterima, Kamis, (5/4), MIHAS selama ini dikenal sebagai titik masuk pasar dunia bagi negara-negara ASEAN.

Kali ini MIHAS diikuti juga oleh negara-negara lain di luar ASEAN, seperti Taiwan, China, Palestina, dan lainnya. Total ada 23 negara (termasuk ASEAN) yang berpartisipasi dalam pameran ini.

UKM dari Indonesia ditempatkan ke dalam 15 booth dengan berbagai produk unggulan, seperti cemilan, aneka sambel, makanan, minuman, dan sebagainya yang berlabel halal.

Di pavilion Indonesia tak hanya diisi booth dari Kemenkop dan UKM, tapi juga dari Kementerian Perdagangan RI (termasuk atase perdagangan di Malaysia) sebanyak 30 UKM, Perusahaan Swasta (6) dan dari Pemerintah Kota/Kabupaten (12) masing-masing dari Kota Batam (6) Kota Payahkumbuh (1), Kota Padang (1), Kota Bandung (3) dan Kabupaten Cilacap (1). Jadi keseluruhan ada 48 booth yg diisi 82 UKM yang ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Hal ini semua berkat koordinasi pihak penyelenggara dr Indonesia PT. Deka Adiguna dgn para Kementerian/Lembaga terkait termasuk Perusahaan Swasta. Sementara itu, penyelenggara acara ini adalah the Ministry of International Trade and Indutry (MITI) Malaysia dan organisasi pelaksananya Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE). (RN)