Jakarta, innews.co.id – Tidak membutuhkan waktu lama, Konferensi Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Barat, yang berlangsung Rabu (12/12) di Hotel Horison, Bandung, langsung dimejahijaukan oleh Tim Advokat PPAT Peduli Organisasi IPPAT, Jum’at (14/12).

Dalam gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Bale Endah, Bandung dengan nomor 244/Pdt.G/2018. PN.B tersebut tertulis Julius Purnawan, SH., MSi sebagai Tergugat I, Priyatno Pujakesuma, SH., M.Kn., (Tergugat II), Dr. Habib Adjie, SH., M.Hum (Tergugat III), Elis Nurhayati, SH., M.Kn (Tergugat IV), dan Osye Anggadarri, SH., M.Kn (Tergugat V).

Pokok perkara yang digugat adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan para tergugat baik pribadi maupun bersama-sama.

Dalam provisi disebutkan meminta Tergugat I dan II untuk menghentikan dan atau tidak melakukan kegiatan apa pun yang mengatasnamakan Pengurus Pusat IPPAT. Demikian juga Tergugat III diminta hal yang sama dan tidak mengatasnamakan Majelis Kehormatan Pusat IPPAT.

Memerintahkan untuk meletakkan sita jaminan atas sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Raya Kopo No. 156, Sayati, Margahayu, Bandung, Jawa Barat yang adalah milik Tergugat IV.

Juga melakukan sita jaminan sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Jend. A. Yani No. 31, Garut, Jawa Barat, milik Tergugat V. (RN)