Jakarta, innews.co.id – Persidangan kasus gugatan Kongres VII Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) akan dilanjutkan dengan pembekuan kepengurusan Pengurus Pusat (PP) IPPAT yang tidak legitimate.

Hal itu dijelaskan Tagor Simanjuntak, SH., juru bicara Tim PPAT Peduli IPPAT kepada innews, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, dengan keluarnya penetapan merupakan indikator bahwa gugatan penggugat on the track.

“Beberapa pihak sudah dikeluarkan dari tergugat, tapi tetap terikat dengan isi perdamaian untuk menjalankan Kongres Luar Biasa (KLB). Melanjutkan pemilihan ke putaran kedua atau KLB dengan agenda penjaringan Caketum baru dari tingkat Pengda, Pengwil, dan PP,” terang Tagor.

Ditanya proses persidangan lanjutan, Tagor mengatakan, “Proses sidang berikutnya jawaban tergugat dan putusan provisi untuk membekukan kepengurusan PP IPPAT yang tak legitimate“.

Bahkan, Tagor berkeyakinan, 95 persen gugatan Tim PPAT Peduli IPPAT diterima oleh Majelis Hakim.

Untuk itu, Tagor mengimbau rekan-rekan PPAT di seluruh Indonesia agar santai dalam menyongsong KLB IPPAT yang menurut rencana setelah Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI). Atau kalau memungkinkan disatukan dengan Kongres INI. (RN)