Kowani bekerjasama dengan P3D DKI Jakarta mengadakan pelatihan pemberdayaan perempuan di Gedung Transito, Jakarta, Selasa (15/10/2019)

Jakarta, innews.co.id – Kaum perempuan sangat penting untuk dimotivasi. Ini sebagai upaya memperkuat peran perempuan dalam mendorong implikasi dari kontribusi konkrit bagi bangsa dan negara.

Berkaca pada hal tersebut Bidang Tenaga Kerja Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menggelar pelatihan AMT (Achievement, Motivation, Training) di Pusat Pelatihan dan Produktivitas Daerah (P3D) Provinsi DKI Jakarta, di bilangan Pondok Kelapa, Selasa (15/10/2019).

Suasana pelatihan AMT yang digagas oleh Kowani bekerjasama dengan P3D di Jakarta

Menurut Yulia Himawati Ketua Bidang Ketenagakerjaan Kowani, sebelumnya pada Agustus 2019, Kowani mengadakan pelatihan digital marketing yang diikuti sejumlah anak-anak muda selana 3 hari dan dibagi dalam 2 kelompok. Demikian juga telah diadakan pelatihan public speaking.

Secara rutin Kowani mengadakan serangkaian pelatihan dalam rangka meningkatkan kapasitas dari para organisasi yang berasa di bawah payung Kowani. Hingga kini, tercatat ada 91 lembaga perempuan yang menjadi anggota Kowani.

Para peserta pelatihan tampak begitu serius

Lebih jauh Yulia mengatakan, pelatihan yang diikuti sekitar 25 orang per angkatannya ini dilakukan secara gratis dan mendapat sertifikat. “Kami ingin organisasi-organisasi di bawah Kowani bisa merasakan manfaat besar, baik bagi peningkatan keterampilan maupun pengembangan diri,” kata Yulia.

Sementara itu Ahmad Sotar Harahap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Pengembangan Produktifitas Daerah (P3D) Provinsi DKI sekaligus Kepala Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) menjelaskan, kerjasama dengan Kowani sudah berlangsung lama.

Perwakilan dari Kowani dan P3D tengah memberikan motivasi

Ahmad berharap kedepan akan semakin banyak bidang pelatihan yang bisa dilakukan. Hal senada disampaikan Yulia yang berharap, kerjasama ini bisa terus berkesinambungan.

“Negara bisa berjaya kalau perempuannya maju. Karena itu, pemberdayaan kaum perempuan menjadi keniscayaan menciptakan hal tersebut,” seru Yulia. (RN)