Bandung, innews.co.id – Kemitraan menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah organisasi.

Falsafah ini nampaknya dipegang betul oleh Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Barat di bawah kepemimpinan Osye Anggadari, SH.

Setelah mengadakan MoU dengan BJB, Pengwil IPPAT Jabar juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokasi Indonesia (DPC Peradi) Bandung.

Menurut Osye, dengan penandatanganan nota kesepahaman tersebut, nantinya apabila ada anggota IPPAT yang terkena masalah, Peradi akan siap memberikan pendampingan hukum. Dan Peradi tidak akan menerapkan standar atau hitungan ke orang per orang.

“Dengan MoU ini, mereka akan memperlakukan anggota Pengwil IPPAT Jabar bukan seperti klien yang memang dengan rumus sesuai hitungan mereka,” terang Osye di Bandung, Kamis (21/2/2019).

Sementara itu, Rully Panggabean, SH., Ketua DPC Peradi Bandung periode 2018-2023 mengapresiasi Pengwil IPPAT Jabar dan berkomitmen untuk saling berkoordinasi.

“Kita kerjasama dengan saling menguntungkan,” ujar Rully.

Kerjasama ini, lanjut Rully, menjadi bukti komitmen Peradi dan Pengwil IPPAT Jabar guna perbaikan dan penegakan sistem hukum secara adil dan merata. (RN)