Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo memberikan pemaparan di Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Jakarta, innews.co.id – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM kini tengah menginventarisir 55 koperasi sebagai penyalur dana bergulir. Ini merupakan bagian dari instruksi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bahwa penyaluran dana bergulir dari LPDB hanya melalui koperasi.

Hal tersebut disampaikan Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo di Jakarta, Selasa (4/2/2020). “Dalam satu bulan terakhir, ada 55 koperasi yang sedang kami analisis permohonan pinjamannya, terdiri dari 27 koperasi sektor riil dan 28 koperasi simpan pinjam,” kata Braman Setyo.

Dari 55 koperasi tersebut, total pengajuan pinjaman mencapai sebesar Rp861,25 miliar. Braman mengatakan LPDB akan menganalisa nilai pinjaman yang diajukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Braman, pada 2020, LPDB mendapat alokasi penyaluran dana bergulir Rp1,85 triliun. Khusus untuk tahun ini, sebesar Rp900 miliar masih harus disalurkan lewat lembaga non koperasi atau UMKM langsung. Hal ini ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi LPDB, sebab sudah ada ikatan perjanjian sebelumnya dengan Lembaga non koperasi atau UMKM.

“Pengajuan lembaga keuangan non koperasi itu kan bertahap, untuk tahun 2020 masih ada Rp900 miliar yang harus diselesaikan,” jelasnya. (RN)